Bingung mencari tempat untuk mengisi akhir pekan?
Mungkin anda perlu mencoba camping ramai-ramai di kawasan Pantai Panduri Kabupaten Tuban. Camping ground yang sedang viral itu menyajikan eksotisme alam pesisir utara yang aman dan nyaman untuk refreshing bersama keluarga maupun teman.
Pantai Panduri berada di wilayah Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu. Kawasan tersebut dikelola masyakarat setempat menjadi tempat wisata alam yang cukup diminati pengunjung. Tak hanya wisatawan lokal Tuban, pengunjung juga banyak datang dari luar daerah, seperti Bojonegoro, Rembang, Boyolali, hingga Ciamis-Jawa Barat.
“Wisata Panduri ini belum kita komersilkan, hanya bayar tiket parkir saja,” ujar Ketua kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tasikharjo), Sumaji, kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Wisata alam keluarga ini cukup unik. Meski berada di Pesisir Utara, namun garis pantainya menghadap arah barat. Keunggulan tersebut membuat Pantai Panduri selalu diserbu pengunjung pada sore hingga malam yang datang untuk menikmati sunset.
“Wisatawan bisa kesini menikmati keindahan pantai. Pantai ini menghadap barat. sunsetnya indah. pengunjung ada yang datang dari Jawa Barat,” imbuh Sumaji.
Baca Juga:
Selain eksotisme keindahan alam, Pantai Panduri juga memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta camping. Tempatnya yang aman dan nyaman membuat banyak pengunjung datang bermalam ramai-ramai bersama teman maupun keluarga.
“Kita sediakan tenda dan peralatan camping. wisatawan gak perlu membawa peralatan dari rumah. kita fasilitasi semua, baik lampu, listrik, air, semua sudah disediakan di bumi perkemahan,” jelas Sumaji.
Sementara untuk camping pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp15.000 per malam. Harga tersebut sudah termasuk mandi Cuci Kakus (MCK). Namun untuk sewa tenda dan peralatan lain, seperti peralatan memasak, penerangan, serta alas tidur, pengunjung dikenakan biaya sewa.
“Sewa tenda yang domm kapasitas 4 orang itu Rp40.000 semalam. peralatan masak ada juga kami sediakan,” terang Sumaji.
Exotisme Pantai Panduri diakui para wisatawan. Mereka merasakan keamanan dan eknyamanan selama camping bersama keluarga. Bahkan tak jarang pengunjung rela datang berulang kali hanya untuk camping bermalam di kawasan pantai.
“tahu pantai ini dari teman dan media sosial. Cocok untuk refreshing. Ke sini sudah tiga kali,” ujar Pengunjung asal boyolali, Deni, yang dtemui sedang camping bersama keluarganya.
Dalam seminggu, pengunjung wisata Pantai Panduri mencapai 700an orang. Waktu paling ramai dipilih untuk camping biasanya pada libur panjang dan akhir pekan, yaitu mulai Jumat sore hingga Minggu.(dif)

















