Viral Joget Di Ruang Paripurna, Mahasiswa Unjukrasa Pelantikan DPRD Tuban

Redaksi7

Mahasiswa saat unjukrasa menutup jalan sisi selatan gerbang DPRD Kabupaten Tuban.

Tuban – Saat gonjang-ganjing revisi Undang-undang Pilkada, seorang anggota dewan malah asik joget dan bernyanyi bersama staf pemerintahan di ruang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban.

Video perilaku kurang etis dari wakil rakyat itupun viral di media sosial. Akibat aksi tak peka tersebut memicu unjukrasa mahasiswa saat pelantikan anggota DPRF Tuban terpilih periode 2024-2029, Senin (26/8/2024).

“kemarin pas rapat paripurna DPRD Kabupaten Tuban, di tengah panasnya masalah (pembahasan UU Pilkada), malah karaokean di ruang paripurna DPRD. Ini seperti tidak memiliki kepekaan dan etika terhadap isu yang sedang beredar,” kata Letua PC PMII Tuban, Ahmad Wafa Amrillah, kepada wartawan.

Perilaku kurang etis itu terjadi pada Kamis, 22 Agustus 2024 lalu, bertepatan dengan gonjanghganjing UU Pilkada oleh DPR RI. Masyarakat menganggap anggota dewan tidak memiliki kepekaan sosial terhadap permasahan bangsa Indonesia. Terlebih hiburan senang-senang dilakukan di ruang paripurna yang sakral dan terhormat.

“Menuntut evaluasi dan mengecam segala bentuk perbuatan tidak etis anggota DPRD Tuban yang tidak mencerminkan jati diri sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Selain itu mahasiswa juga menuntut para anggota legislatif untuk mematuhi putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Nomor 70/PUU-XXII/2024 terkait dengan peraturan pilkada.

“Sesuai dengan prinsip demokrasi indonesia yang menyatakan bahwa kekuasaan politik berada pada tangan rakyat, harusnya ini bisa berjalan secara adil,” tandasnya.

Oleh karena itu, kata Wafa, kami mendesak para anggota legislatif tetap mematuhi keputusan MK yang telah ditetapkan. Mengingat keputusan konsitutisonal itu adalah hal yang final.

Massa aksi ditemui pimpinan sementara DPRD Tuban, Miyadi. Dalam aksi itu, Miyadi, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan salah satu anggota dewan dan memastikan peristiwa serupa tidak akan terulang kembali.

“saya sudah sampaikan permohonan maaf kepada sahabat-sahabat tadi. Itu sebenarnya agenda paripurna dilanjut perpisahan anggota dewan tahun 2019-2024. Jadi namanya perpisahan ya ada bucu dan hiburan.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment