Tuban – Kebakaran disertai ledakan tangki penampungan gas elpiji pabrik Kecap Laron di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, menyebabkan 4 orang pekerja mengalami luka bakar serius.
Keempat korban kini sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Dokter (RSUD) dr. Koesma Tuban. Mereka adalah Bahrul Ilmi, Roikhan, dan Andre, warga Desa Dungus, Kecamatan Cermai, Kabupaten Gersik. Sedangkan satu korban lainnya bernama Kusbara, warga Bubutan, Surabaya.
Dijelaskan Direktur RSUD dr. Koesma Tuban, Moh. Masyhudi, keempat korban ledakan tangki gas pabrik Kecap Laron masih dalam perawatan intensif. Satu orang korban dalam kondisi kritis, sedangkan 3 orang lain sudah stabil dan mulai membaik.
“Untuk tiga orang korban sekarang sudah stabil. Sedangkan satu orang bernama Kusbara kondisinya parah,” ungkap Masyhudi saat dihubungi wartawan, Selasa (17/9/2024).
Kondisi Kusbara kritis karena mengalami luka bakar pada sekujur tubuhnya hingga mencapai 80 persen. Kini korban dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).
“Untuk pasien Kusbara ini dengan luka bakar 80 persen. Kondisinya kritis GCS (tingkat kesadaran) 111. Kita terus berupaya maksimal dan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Baca Juga:
Sebelumnya diberitakan, terjadi kebakaran disertai ledakan pada tangki gas elpiji pabrik Kecap Laron di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (16/9/2024). Tampungan berkapasitas 8.000 liter itu terbakar saat sedang dilakukan perbaikan rutin.
Dalam peristiwa itu 4 orang pekerja dikabarkan mengalami luka bakar. Seluruh korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Dokter (IGD RSUD) Koesma Tuban guna mendapat perawatan medis.(dif)

















