Pertama di Tuban, Haul Masyayikh dan PCNU Award Digelar Meriahkan Hari Santri

Redaksi7

Ketua Tanfidziah PCNU Tuban, KH Ahmad Damanhuri memberikan penghargaan kepada juara 3 PCNU Award 2024.

Tuban – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban untuk pertama kalinya menyelenggarakan Haul Masyayikh dan PCNU Award. Penghargaan tersebut sebagai wujud penghormatan kepada para pejuang NU, sekaligus momentum untuk meneladani semangat perjuangan mereka.

Rangkaian acara Resepsi Hari Santri 2024 itu berlangsung di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu (2/11/2024). Dalma acara itu puluhan tokoh NU menerima penghargaan atas kontribusi mereka dalam pengembangan pendidikan dan sosial di Kabupaten Tuban.

“Acara ini merupakan ungkapan syukur dan penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pendahulu yang telah membangun pondasi NU di Tuban,” ujar Ketua Tanfidziah PCNU Tuban, KH Ahmad Damanhuri.

PCNU Award yang baru pertama kali diadakan ini berjalan sukses dan mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Melalui penghargaan ini, diharapkan organisasi Nahdlatul Ulama di Tuban terus berkembang dalam khidmat dan gerakan yang lebih berdampak.

“Ini adalah langkah awal yang baik untuk terus memotivasi pengurus NU di seluruh wilayah, dari MWC hingga ranting, agar semakin berdaya dan serius dalam melaksanakan peran mereka,” tambahnya.

Dalam acara ini, PCNU Tuban memberikan hadiah senilai total 80 juta rupiah yang dialokasikan untuk 10 kategori penghargaan. PCNU Tuban berharap, dengan adanya penghargaan ini, semakin banyak tokoh NU yang aktif berkiprah dan siap membawa perubahan positif bagi masyarakat. KH Ahmad Damanhuri juga mengingatkan bahwa Nahdlatul Ulama perlu terus berbenah dan menata diri agar mampu menjadi organisasi yang lebih solid dan siap menghadapi tantangan zaman.

“NU sebagai organisasi besar diharapkan mampu menyelesaikan 75 persen permasalahan di masyarakat dengan khidmat yang nyata,” lanjut Kiai Daman.

Adanya program PCNU Award juga menjadi salah satu gagasan dari PCNU yang diharapkan dapat terus berjalan. Program ini sudah mulai dibahas sejak satu tahun lalu sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengurus NU di tingkatan MWC dan Ranting di seluruh Tuban.

KH Ahmad Damanhuri juga berharap agar haul dan PCNU Award tahun ini menjadi pemicu semangat bagi banom dan lembaga di bawah naungan NU untuk terus berkiprah dengan lebih serius. Harapannya, semua elemen NU di Tuban dapat bersinergi dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Kami berharap semua pengurus NU, baik di tingkat MWC maupun ranting, semakin berkomitmen untuk menjalankan amanah ini. Kita harus membangun kekuatan bersama agar NU di Tuban semakin berdaya dan menjadi penggerak perubahan yang positif di masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, KH Wafiyul Ahdi, Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyampaikan apresiasinya terhadap upaya PCNU Tuban yang telah melaksanakan PCNU Award 2024, dan Haul Masyayikh PCNU Tuban. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan instruksi PWNU Jatim.

“PWNU Jatim juga telah menginstruksikan agar seluruh PCNU, pondok pesantren, dan 16 perguruan tinggi di Jawa Timur kembali mengingat dan memperingati Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadrotus Syaikh KH Hasyim Asy’ari pada tahun 1945,” kata Kiai Wafiyul Ahdi.

Menurutnya, peringatan Hari Santri yang sudah berjalan hampir 9 tahun sejak ditetapkan oleh Presiden Jokowi merupakan momentum penting untuk mengingatkan masyarakat bahwa perjuangan santri dan ulama melalui Resolusi Jihad turut berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Hari Santri harus digerakkan kembali, bukan hanya untuk santri, tetapi bagi seluruh bangsa Indonesia agar kita tidak lupa akan perjuangan para kiai dan santri dalam menjaga kemerdekaan,” tuturnya.

Beliau juga menekankan pentingnya kegiatan yang produktif dan edukatif dalam memperingati Hari Santri agar generasi muda, termasuk mahasiswa di perguruan tinggi umum non-agama, memahami peran ulama dan santri dalam sejarah bangsa.

“Inilah urgensi Hari Santri, agar generasi kita, terutama mahasiswa, paham bahwa peran ulama dan santri sangat besar dalam sejarah Indonesia,” pungkasnya.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment