Tuban – Angka stunting di Kabupaten Tuban, terus mengalami penurunan signifikan selama 3 tahun terakhir. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam mempercepat penurunan stunting.
Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, angka stunting di Kabupaten Tuban sebesar 7,1 persen menjadi 17,8 persen. Angka ini jauh berkurang dibanding tahun 2022 sebelumnya yang mencapai 24,9 persen.
Untuk terus menekan angka stunting, Pemkab Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) menyalurkan Paket Stunting Gemarikan. Acara berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Semanding, Senin (4/11/2024) pagi.
Penyerahan paket stunting dilakukan langsung Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tuban, Agung Subagyo, para penerima. Yaitu terdiri dari pengantin, wanita calon ibu, dan ibu yang beresiko stunting.
Pembagian paket stunting ini menjadi langkah konkret Pemkab Tuban dalam mempercepat penurunan stunting. Paket stunting yang diserahkan berupa aneka olahan ikan.
“Sehingga semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi ikan,” ungkap Pjs Bupati Tuban, Agung Subagyo dalam sambutannya.
Baca Juga:
Pemilihan ikan sebagai bahan baku utama karena kandungan gizi ikan sangat dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan. Salah satunya omega 3 yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak, kesehatan jantung, dan koordinasi tangan dan mata. Selain itu ikan mudah didapatkan dan harga lebih terjangkau.
Agung Subagyo menjelaskan, penanganan stunting merupakan tanggung jawab semua pihak. Ibu menjadi sosok terdepan keberhasilan penurunan stunting.
Harapannya, ibu dapat mengolah ikan menjadi berbagai menu yang disukai anak-anak. Tidak hanya menjadi olahan makanan pokok tapi juga camilan.
“Kami sampaikan terima kasih atas dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat dalam menyukseskan program penurunan stunting di Kabupaten Tuban,” tuturnya.
Sementara itu Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, menyebutkan paket stunting ini menggunakan anggaran P-APBD 2024. Sebanyak 730 paket akan dibagikan di 10 kecamatan.
Sebelumnya pada APBD 2024, sebanyak 1.250 paket stunting Gemarikan telah dibagikan di 20 kecamatan. Kegiatan ini sebagai inovasi dalam meningkatkan angka konsumsi ikan di Kabupaten Tuban.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) oleh Badan Pusat Statistik terdapat kenaikan Angka Konsumsi Ikan (AKI) sebesar 1,62 kg/kapita/tahun. Dari tahun 2022 yang sebesar 58,31 kg/kapita/tahun menjadi 59,75 kg/kapita/tahun pada tahun 2023.
Angka tersebut jauh diatas nilai Provinsi Jawa Timur, sebesar 48,33 kg/kapita/tahun pada tahun 2022 dan sebesar 51,45 kg/kapita/tahun pada tahun 2023.
Pembagian paket menjadi bentuk inovasi mendukung upaya promotif dan edukatif dalam rangka upaya mengurangi angka stunting. Sekaligus langkah intervensi spesifik dalam percepatan penurunan stunting.(*)

















