TUBAN – Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) kembali digunakan dalam proses rekapitulasi suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban yakin Sirekap versi ketiga ini akan lebih baik dan efisien dibanding sebelumnya. Sebab, aplikasi berbasis teknologi informasi ini telah melalui perbaikan dan pembenahan fitur dari sebelumnya.
Menurut Komisioner KPUK Tuban Ulil Abror Al Mahfud, Sirekap versi ketiga lebih mudah dioperasikan. Selain itu tingkat akurasi terhadap pembacaan data lebih tinggi dan terkoneksi dengan beberapa data kunci. Seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT), laki-laki dan perempuan, serta penambahan surat suara 2,5 persen.
“Data-data kunci sudah ada dan terkoneksi, beda dengan sebelumnya (Sirekap Pemilu 2024),” ujarnya kepada wartawan usai Sosialisasi penggunaan Sirekap Pilkada Serentak 2024 di kantor KPUK Tuban, Selasa siang (26/11/2024).
Ulil menambahkan pemanfaatan kembali Sirekap ini sesuai dengan instruksi KPU RI untuk memudahkan pekerjaan petugas dan menjaga suara pemilih agar tidak dimanipulasi. Namun berbeda dengan sebelumnya, Sirekap Pilkada Serentak 2024 telah disempurnakan.
“Disempurnakan dengan teknologi OMR (Optical Mark Reader) dan OCR (Optical Character Recognition) yang lebih akurat membaca formulir C Plano,” jelas Ulil.
Baca Juga:
“Jadi (Sirekap) bisa merekam angka, bisa merekam gambar, karakter, dan seterusnya, yang lebih sempurna,” sambungnya optimis.
Meski lebih sempurna, namun aplikasi Sirekap masih belum dapat dioperasikan pada perangkat IOS. Aplikasi Sirekap hanya dapat dijalankan pada produk Android. “Jadi dia tidak bisa support di semua sistem HP itu. Kayak Apple tidak bisa ya,” imbuhnya.
Ulil memastikan bahwa penggunaan Sirekap di wilayah Kabupaten Tuban tidak ada masalah. Selain petugas KPPS sudah mendapat Bimbingan Teknis (Bimtek) beberapa kali, secara jaringan juga tidak ada kendala.
“Pembekalan terhadap petugas TPS sudah, kalau BIMTEK kita sudah dua kali sistem ini, uji coba kita sudah lima kali mengoperasikan sistem ini. Semua KPPS sudah bisa mengoperasikan sampai pada mengeluarkan C hasil di Sirekap,” ungkap Ulil.
“Untuk Tuban, berdasarkan sistem yang sudah kita pakai dalam pemutakhiran data pemilih di Sidalih, secara online kita sudah bisa sampai 100%, berarti tidak ada masalah,” sambungnya.(dif)

















