BOJONEGORO – Seorang pria paruh baya ditemukan tewas dalam sumur dekat rumahnya di Dusun Tukbetung, Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Kamis siang (2/1/2024).
Korban diketahui bernama Sanoko. Pria berusia 51 tahun itu terpeleset jatuh saat menimba air untuk kebutuhan sehari-hari. Evakuasi korban dilakukan tim Damkar berlangsung dramatis selama hampir 2 jam.
“Diperkirakan tercebur pada pukul 9 tadi pagi,” kata Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Bojonegoro Zaenul Ma’arif kepada wartawan.
Zaenul menceritakan bahwa keberadaan korban diketahui pertama kali oleh seorang tetangga. Ia mendengar suara benda jatuh ke dalam sumur. Setelah dicek ternyata hanya ditemukan 2 timba bekas cat yang sudah berisi air beserta pikulan di tepi sumur.
Merasa takut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar. Mereka kemudian melakukan pengecekan dan mendapati tubuh korban tenggelam di dasar sumur. Selanjutnya, warga meminta bantuan Damkar setempat.
“Warga melapor ke Damkar Pos Ngraho pukul 10.15. kemudian diback up pos Bojonegoro karena semua alat-alat ada di Bojonegoro,” jelas Zaenul.
Baca Juga:
Evakuasi mayat korban dilakukan tim Damkar berlangsung dramatis. Dengan menggunakan teknik vertical rescue, petugas masuk ke dalam sumur untuk mengangkat keluar mayat korban. Evakuasi membutuhkan waktu kurang lebih dua jam.
“Kita nyampek sana pukul 11 dan langsung melakukan evakuasi dengan metode vertical rescue, evakuasi berlangsung sampai pukul 13.00,” terangnya.
Menurut Zaenal, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Kemungkinan penyakit tersebut kambuh saat korban sedang menimba air di tepi sumur. Akibatnya, korban jatuh tercebur.
“Dikarenakan yang bersangkutan ini punya penyakit epilepsi. Saat mengambil air, epilepsinya kambuh,” ungkapnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan luar, mayat korban langsung diserahkan pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.(dif)

















