TUBAN – Seorang gadis pengendara sepeda motor terseret banjir luapan sungai Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Korban yang sempat terbawa arus masuk sungai sejauh hampir 300 meter berhasil diselamatkan warga.
Berdasarkan informasi korban diketahui bernama Diyah (21) warga Dusun Mojokopek, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Korban awalnya mengendarai sepeda motor dari barat menuju arah pulang. Sesampainya di lokasi kejadian, sungai Desa Jadi tiba-tiba meluap dan bahkan air melompat menerjang jalan raya.
Akibatnya jalan penghubung antar desa itu terputus. Warga meminta pengguna jalan tidak melintas dan mencari jalan lain meskipun harus memutar. Namun korban nekat melintas, sehingga terseret arus.
“Jadi awalnya sepeda motor itu sendirian dari barat. Saat itu air sudah banjir tinggi sekitar setengah meter. Pas lewat terseret arus sampai masuk sungai,” cerita seorang warga Muthohar yang ditemui di lokasi kejadian, Selasa (7/1/2025).
Kuatnya arus menyeret tubuh korban beserta sepeda motor yang dikendarai masuk sungai sejauh hampir 300 meter. Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi segera menyelamatkan korban dan mengevakuasi kendaraannya.
Baca Juga:
“Terseret sampai bisa diselamatkan warga. Kondisi korban selamat dan sepeda motornya berhasil dievakuasi warga ke tepian,” jelasnya kepada wartawan.
Menurut Muthohar, jalan penghubung antara Desa Jadi dan Desa Prunggahan Kulon ini kerap diterjang banjir. Hampir setiap hujan deras mengguyur kawasan perbukitan kapur, maka dapat dipastikan sungai meluap, dan air menerjang aspal jalan.
“Daerah sini sering banjir karena mungkin ini air kiriman dari wilayah perbukitan, kalau Grabagan hujan deras, sini banjir. Pernah dulu ada mobil yang juga terseret banjir,” bebernya.
Warga berharap, pemerintah turun tangan mengatasi banjir tahunan ini. Normalisasi dan pembangunan tanggul sungai mungkin dapat meminimalisir terjadinya banjir.(dif)

















