TUBAN – Aditya Halindra Faridzky dan Joko Sarwono resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tuban periode 2025-2030. Pelantikan dilakukan langsung Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Mas Lindra dan Pak Joko sapaan akrab pemimpin Kabupaten Tuban itu dilantik bersama dengan 961 kepala daerah terpilih hasil Pemilihan Serentak tahun 2024. Pelantikan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, serta disaksikan keluarga masing-masing kepala daerah.
Prabowo Subianto menyampaikan selamat kepada seluruh kepala daerah yang telah resmi dilantik. Presiden RI ke-8 berpesan, jabatan merupakan mandat dari rakyat yang harus diemban dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Selamat atas pelantikan ini, semoga Bapak Ibu sekalian amanah dalam mengemban tugas ini,” katanya.
Lebih lanjut, jabatan yang diemban harus dimaknai sebagai pelayan dan abdi rakyat. Karenanya, kepala daerah harus menjaga kepentingan rakyat serta berjuang demi kesejahteraan rakyat.
Presiden Prabowo menjelaskan pelantikan serentak ini menjadi momen bersejarah karena diikuti 961 kepala daerah dari 481 daerah di Indonesia. Pelantikan serentak juga menjadi gambaran bahwa Indonesia merupakan negara yang besar.
Baca Juga:
Berbagai budaya dan suku tinggal bersama dengan menjunjung tinggi sikap toleransi. Perlu semangat persatuan dan kesatuan yang tinggi untuk menjaga kebhinekaan dan keutuhan NKRI.
“Kita adalah saudara yang disatukan menjadi keluarga dalam semangat Bhineka Tunggal Ika,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tuban yang telah mendukung program pemerintah daerah. Dukungan warga menjadi pondasi utama keberhasilan pembangunan dan kemajuan Kabupaten Tuban.
Selaras dengan arahan Presiden, Mas Lindra juga menyatakan Pemkab Tuban berkomitmen untuk selalu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai program yang disusun berorientasi pada dampak positif pada kesejahteraan masyarakat.
Menyinggung retret kepala daerah, Mas Lindra mengaku siiap untuk.mengikuti seluruh kegiatan hingga tuntas. Menurutnya, pembekalan khusus itu bertujuan untuk mencetak kader pemimpin terbaik bagi daerah masing-masing. Selain itu juga menyelaraskan visi misi dan program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.
Perlu diketahui, sebanyak 961 kepala daerah terpilih yang telah dilantik pada tanggal 20 Februari 2025, dijadwalkan akan mengikuti pembekalan khusus oleh Presiden atau retret. Pelaksanaan retret kepala daerah ini dijadwalkan pada 21-28 Februari 2025 di Akmil Magelang, Jawa Tengah.(dif)

















