TUBAN – Tragedi kecelakaan maut yang menewaskan satu keluarga asal Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, menarik simpati anggota dewan Fraksi Demokrat.
Salah satunya Wakil Ketua VI DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni dan anggota DPRD Tuban Muhammad Ilmi Zada. Mereka datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Sabtu sore (12/4/2025).
“Kita dari Fraksi Demokrat, intinya bersimpati atas kejadian tersebut dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga, semoga semua almarhum diterima ibadahnya dan Khusnul khatimah,” kata Sri Wahyuni.
Kedatangan anggota dewan dari Fraksi Demokrat tersebut ditemui adik kandung almarhum Besar yaitu Kastining. Selain itu sejumlah kerabat dan tetangga dekat juga turut menemani.
Sri Wahyuni mendoakan semoga semua almarhum diterima ibadahnya. Sedangkan untuk keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran.
“Saya terenyuh karena satu keluarga meninggal dalam kecelakaan itu,” ucapnya.
Baca Juga:
Peristiwa kecelakaan maut tersebut diharapkan Sri Wahyuni bisa menjadi pelajaran. Agar masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara dan selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua sehingga selalu berhati-hati dalam berkendara serta selalu mengecek kondisi kendaraan,” pesan Sri Wahyuni.
Selain menyampaikan belasungkawa, anggota DPRD Jatim dan Tuban Fraksi Demokrat tersebut juga memberikan santunan kepada keluarga korban.
Diberitakan sebelumnya, satu keluarga asal Tuban tewas dalam kecelakaan di Jalur Pantura, tepatnya Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis pagi (01/4/2025). Mobil Panther yang ditumpangi terlibat tabrakan adu banteng dengan Bus Rajawali Indah.
Tujuh orang penumpang mobil tewas. Antara lain, Ahkmad Basuki (49), Besar (66), Muhammad Al Fatih (3), Hafiz Gandawiharja (17), Muhammad Aqib (26), Wiwik Sunarti (42), dan Lisrikah (54). Seluruhnya warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.(dif)

















