TUBAN – Sejumlah ular piton berukuran besar berkeliaran masuk permukiman warga di Kabupaten Tuban tiga hari terakhir. Keberadaan hewan liar tersebut cukup mengusik ketenangan masyarakat dan mengancam keselamatan anak-anak.
Terdapat sebanyak 5 laporan diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Tuban. Namun, saat ditindaklanjuti hanya 2 ekor ular yang berhasil ditangkap. Sementara 3 ekor ular lainnya diyakini masih bersembunyi.
“Yang dua itu satu ular di Sidomulyo dan satunya lagi ular piton di Panjunan, Tasikmadu,” kata Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban Gunadi, Selasa (23/4/2025).
Diungkapkan Gunadi, penangkapan ular piton di Desa Panjunan, Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, berlangsung cukup menegangkan. Hewan melata berkulit batik itu naik ke atap, lalu bersembunyi diantara genteng dan plafon rumah Abdul Rozaq.
Akibatnya, petugas Damkar terpaksa harus memanjat genteng rumah. Tak cukup, mereka juga membongkar genteng untuk mencari keberadaan ular piton.
“Nah, yang ini ularnya ada di atap rumah, di bawah genteng, sehingga petugas harus naik genteng,” terangnya.
Baca Juga:
Berkat kesigapan petugas, ular piton sepanjang 3 meter berhasil ditangkap hidup-hidup. “Alhamdulillah ular bisa ditangkap,’ tutur Gunadi.
Selanjutnya, ular piton dievakuasi menuju Mako Damkar Pemkab Tuban. Ular untuk sementara waktu dipelihara dalam kanda besi agar tidak berkeliaran dan membahayakan masyarakat.(dif)

















