Pasar Hewan Tuban Diserbu Pembeli Luar Daerah, Ini Penyebabnya

Redaksi7

Suasana Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, jelang Idul Adha.

TUBAN – Mendekati Idul Adha 1446 Hijriyah, pasar hewan Kabupaten Tuban, mulai ramai pemburu sapi kurban. Meningkatnya transaksi penjualan menyebabkan harga sapi jantan dewasa cenderung naik.

Seperti terpantau di pasar hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Senin pagi (12/5/2025). Sentra penjualan sapi dan kambing itu penuh sesak, sehingga kendaraan pengangkut hewan harus antri bergantian masuk lokasi.

Kepala Pasar Hewan Desa Margomulyo Hanto (50) mengatakan bahwa, pasokan sapi mengalami peningkatan. Jika biasanya sapi yang masuk pasar berkisar 300 ekor, maka menjelang Idul Adha mencapai 500 ekor.

“Sapi kebanyakan dari lokal Tuban, hanya sebagian kecil dari luar, seperti Bojonegoro dan Babat Lamongan,” ujar Hanto kepada wartawan di dalam loket pasar hewan.

Menurut Hanto, penjualan sapi juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Mendekati Idul Adha sapi yang terjual mencapai 80 persen dari seluruh jumlah sapi yang dibawa ke pasar. Padahal biasanya hanya sekitar 50 persen saja sapi yang lalu terjual.

“Dari 500 ekor yang masuk, terjual 80 persen. Kalau hari biasa kan cuma 50 persenan dari 300 sapi yang datang,” imbuhnya.

Meningkatnya transaksi penjualan menyebabkan harga sapi kurban mulai naik. Rata-rata kenaikan harga mencapai satu juta hingga satu setengah juta rupiah per ekor.

“Sapi kualitas kurban disini rata-rata yang paling bawah sekitar 18-19 juta, untuk yang besar 25-26 juta,” terang Hanto.

Sapi lokal Tuban dikenal memiliki kualitas daging cukup baik, karena diberi makan rumput, bukan konsentrat. Pembeli bahkan datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Antara lain, Kudus, Tegal, Cilacap, serta Banyumas.

“Pembeli dari luar kota banyak. Biasanya untuk dijual lagi di daerah asal atau dibawa ke Jakarta. Beli disini 18-19 juta, disana bisa laku terjual 25 juta,” terang Hanto.

Salah satu pembeli sapi asal Pekalongan Bambang membenarkan harga sapi naik jelang Idul Adha. Lonjakan harga ini masih mungkin akan terus berlangsung hingga pelaksanaan ibadah kurban.

“Jelang Idul Adha naik per ekor satu juta, itu yang kualitas kurban. Jenisnya macam-macam, ada Simental, Brahma, PO, ada semua disini (pasar hewan),” jelasnya.(sav/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment