Seorang Pemuda Nekat Akhiri Hidup di Kandang, Diduga Terlilit Pinjol

Redaksi7

Ilustrasi.

TUBAN – Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang pemuda berinisial EP (26) ditemukan tewas tergantung di kandang sapi milik tetangganya di Dusun Lambangan, Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Kamis pagi (15/5/2025).

Berdasarkan keterangan Kapolsek Soko AKP Hariono, mayat korban ditemukan pertama kali oleh pemilik kandang Ana Wulandari, sekitar pukul 06.30 WIB. Saksi yang hendak menjemur pakaian di belakang rumah menemukan korban sudah dalam kondisi tergantung.

“Saksi mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung di kuda-kuda kandang sapi dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” kata Hariono kepada wartawan.

Kaget, saksi langsung berteriak meminta tolong hingga warga sekitar berdatangan. Selanjutnya warga melaporkan temuan itu kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Soko.

“Kami beserta anggota dan tenaga medis dari Puskesmas Soko kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian,” terang Kapolsek Soko.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa tali simpul yang digunakan memiliki panjang total 2,3 meter, dengan simpul tali ke leher sepanjang 30 cm. Tinggi badan korban tercatat 168 cm. Pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau dugaan tindak pidana lain.

“Korban diduga telah meninggal lebih dari tiga jam sebelum ditemukan, mengingat tubuh sudah dalam kondisi kaku dan terdapat lebam mayat,” jelasnya.

Pihak keluarga korban juga menemukan pesan di ponsel milik korban yang mengindikasikan bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya karena menghadapi sejumlah masalah. Diantaranya terkait utang dari pinjaman online (pinjol).

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan tidak menuntut atas kejadian tersebut.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.(hri/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment