TUBAN – Menjajakan hewan kurban di pinggir jalan protokol masih diminati peternak kambing Kabupaten Tuban. Penjualan ala kaki lima tersebut dinilai lebih efektif menjaring banyak pembeli daripada menunggu di rumah maupun kandang.
Mendekati Idul Adha 1446 Hijriyah, pedagang menawarkan beragam kemudahan. Selain harga terjangkau, mereka juga memberikan layanan gratis ongkos kirim dan perawatan hingga hari penyembelihan.
Salah satu peternak sekaligus pedagang kambing kurban yang mencoba peruntungan adalah Markhaban. Pria kelahiran Aceh itu mendirikan lapak semi permanen di lahan kosong pinggir Jalan Letda Sucipto, Kabupaten Tuban.
Menurut Markhaban, berjualan di pinggir jalan lebih efektif menjaring banyak pembeli. Hingga kini, sebanyak 170 ekor kambing terjual. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding harus menunggu pembeli di rumah atau kandang.
“Ada stok 300 ekor, sudah laku sebanyak 170an, lah itu belum final masih ada waktu,” kata Markhaban kepada wartawan yang mendatangi lapak dagangannya, Selasa siang (27/5/2025).
Markhaban menyediakan berbagai jenis kambing jantan kualitas kurban. Diantaranya jenis kambing jawa randu, kambing jawa kacangan, domba, serta peranakan etawa.
Baca Juga:
“Semua jenis kambing disini ada. Kalau harga mulai dua juta sampai enam juta paling mahal,” paparnya.
Untuk menarik minat pembeli, Markhaban memberikan layanan perawatan hingga hari pelaksanaan kurban. Selain itu, pengiriman juga gratis selama masih dalam kawasan Tuban Kota
“Kalau beli disini bisa titip sampai hari H, kita jual barang plus titip. Kirimnya gratis pokoknya dalam kota Tuban,” jelas Markhaban.
Keberadaan pedagang kambing kurban di pinggir jalan cukup membantu masyarakat. Mereka mendapat alternatif berburu kambing kurban yang mudah dijangkau.
“Kesini cari kambing untuk kurban. Sudah ada tersedia kisaran harga yang diinginkan, tapi masih mau dirundingkan dengan keluarga,” kata calon pembeli kambing kurban Hendrawan.(sav/dif)

















