TUBAN – Menyambut Idul Adha 1446 Hijriyah, PT PLN Nusantara Power (UP) Unit Pembangkitan Tanjung Awar-awar Kabupaten Tuban menyalurkan puluhan hewan kurban kepada masyarakat sekitar, Kamis pagi (5/6/2025).
Hewan kurban tersebut merupakan hasil ternak masyarakat lokal yang tergabung dalam Kandang Komunal Satria Padu binaan PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-awar.
Penyerahan hewan kurban berlangsung di area Kandang Komunal Padu Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Acara dihadiri Forkopimcam Jenu, serta Kepala Desa (Kades) ring satu, seperti Kades Beji, Kades Wadung, dan Kades Kaliuntu.
Manajer Bisnis Support PLN Nusantara Power Unit Pembangkit Tanjung Awar-Awar Agung Priyambodo menyampaikan bahwa hewan kurban yang disalurkan terdiri dari 2 ekor sapi, 11 ekor kambing, dan 13 ekor domba. Penyaluran dilakukan di sejumlah titik, antara lain Masjid Agung Tuban, Pemkab Tuban dan desa-desa ring satu seperti Beji, Wadung, Kaliuntu, Mentoso, serta Rawasan.
“Jumlah hewan kurban tahun ini meningkat dibanding tahun lalu, mudah-mudahan dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar dan berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hewan kurban yang disalurkan diperoleh dari hasil ternak masyarakat lokal yang tergabung dalam Kandang Komunal Satria Padu. Kandang bersama yang dikelola masyarakat sekitar ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Nusantara Power.
Baca Juga:
“Hampir 80 persen hewan yang kita salurkan diperoleh dari kandang komunal ini,” ungkapnya kepada wartawan yang datang meliput.

Diketahui, Kandang Komunal Satria Padu sendiri merupakan fasilitas sentra edukasi pertanian dan peternakan terpadu. Di dalamnya terdapat kandang ternak, lahan pakan, hingga menjadi lokasi pilot project pemanfaatan limbah pertanian jagung untuk produksi biomassa sebagai bahan bakar co-firing di PLTU.
“Ini adalah panen perdana dari Kandang Komunal. Kami berharap kandang ini bisa terus berkembang, bukan hanya untuk pertanian dan peternakan, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitar,” tambah Agung.
Menurut Agung, penyaluran hewan kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi bagian dari rantai pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program ini telah membentuk sebuah sistem terintegrasi antara peternakan, pertanian, hingga pemanfaatan limbah sebagai energi alternatif.
“Mudah-mudahan peternakan bisa lebih maju dan berkembang sehingga membuka lapangan pekerjaan, disusul dengan sektor pertanian. Ke depan, limbah pertanian juga bisa kami manfaatkan untuk co-firing biomassa PLTU, jadi semua saling menguatkan,” terangnya.
Sementara itu Kades Beji Zainul Arifin menyambut baik bantuan hewan kurban untuk masyarakat desanya. Ia menyebut bahwa penyaluran hewan. Kurban seperti ini setiap tahun dilakukan PLN Nusantara Power.
“Tahun ini Desa Beji menerima kambing yang akan disalurkan ke Karang Taruna. Di masjid jumlah hewan kurban sudah banyak, jadi kami arahkan ke pemuda agar lebih bermanfaat dan merata,” jelasnya.(sav/dif)

















