Teledor! Dokumen Data Pribadi Pasien Puskesmas Bocor Dipakai Bungkus Penjual Sayur

Redaksi7

Tangkapan layar dari video yang beredar di media sosial.

TUBAN – Beredar di media sosial, seorang penjual sayur membungkus dagangannya mengunakan kertas berisi data dan dokumen pribadi pasien Puskesmas Semanding, Kabupaten Tuban.

Dalam video itu terlihat jelas dokumen-dokumen seperti Kartu Keluarga, nomor handphone, hingga surat rawat jalan milik pasien. Bocornya data pribadi pasien tersebut memicu reaksi keras dari warganet.

Pengguna akun instagram @Mndoesadel mengomentari di unggahan instagram Info Tuban. Dengan nada geram ia menulis, “kok nemen, sekelas Puskesmas iso koyo ngunu, ono KK ne, podo. Ae bocor identitas masyarakat.”

Tak hanya itu, posting tersebut juga memicu emosi pemilik akun @sdi.d. Ia menuliskan “puskesmas bdh, ra kelar tuku mesin penghancur kertas, ndang Rene tak tukokne.”

Dikonfirmasi wartawan, Senin (16/6/2025), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban Esti Surahmi membenarkan insiden tersebut. Dokumen yang ikut terjual merupakan data lama dan tercampur secara tidak sengaja dengan kertas bekas lainnya.

“Kami mengakui keteledoran ini. Seharusnya data pasien dihancurkan dengan mesin penghancur kertas. Namun, tanpa sengaja data pribadi pasien tercampur dengan kertas tidak terpakai lainnya, seperti kertas cetak yang salah atau kertas bekas non-data pribadi,” jelas Esti.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Puskesmas telah berupaya mencari keberadaan dokumen tersebut. Namun, hingga kini belum ditemukan karena kertas-kertas itu telah dibuang sejak Maret lalu bersama dengan limbah kertas dokumen non-pribadi.

“Awalnya kami melakukan bersih-bersih sekitar bulan Maret. Data yang ikut terbawa merupakan dokumen lama, kemungkinan berasal dari tahun 2017. Karena jumlah kertas non-pribadi cukup banyak, data pribadi itu ikut terbawa. Kami akui kurang teliti dalam memilah,” terangnya.

Esti menyebut pihaknya telah memberikan teguran kepada Puskesmas Semanding dan menekankan pentingnya ketelitian dalam memilah dokumen pribadi dan non-pribadi. Ia juga memastikan evaluasi terhadap sistem pengelolaan dokumen akan segera dilakukan.

Puskesmas Semanding pun telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan berkomitmen memperbaiki prosedur internal demi mencegah kejadian serupa terulang.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk tidak mengabaikan keamanan data pasien. Di era digital sekalipun, pengelolaan dokumen fisik tetap memerlukan ketelitian dan tanggung jawab.(hri/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment