Pendekar SH Terate Tuban Dilarang Konvoi Mengganggu Ketertiban di Bulan Syuro

Redaksi7

Dokumentasi kegiatan SH Terate Cabang Tuban.

TUBAN – Tradisi Jawa meyakini bahwa bulan Syuro merupakan bulan penuh keprihatinan. Dalam menyikapinya, masyarakat Jawa biasanya menjalankan berbagai laku spiritual untuk menyucikan diri, seperti jamasan pusaka, berpuasa, serta mengurangi kenikmatan pribadi.

Sebagai bagian dari ajaran leluhur yang menjunjung tinggi kearifan lokal, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) mengajak seluruh warganya untuk menjalani laku prihatin selama bulan Syuro. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyempurnaan laku spiritual yang menjadi ciri khas pendekar SH Terate, yakni menjunjung tinggi ajaran budi pekerti luhur.

Memasuki Bulan Suro dan prosesi pengesahan calon warga baru, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban mengeluarkan instruksi kepada seluruh anggotanya untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ketua Cabang SH Terate Tuban Kangmas Lamidi menegaskan bahwa, seluruh anggota diimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat, khususnya aksi konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kita harus waspada terhadap segala bentuk provokasi dari pihak mana pun. Ada saja pihak yang mencoba memancing agar warga SH Terate bertindak di luar batas. Jangan sampai terjebak,” ujarnya.

Lamidi juga menyampaikan bahwa SH Terate Cabang Tuban telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung kelancaran gelaran tahunan tersebut. Salah satunya adalah menjalin komunikasi dan sinergi dengan aparat kepolisian setempat. Selain itu, ratusan personel Pengamanan Terate (Pamter) juga telah disiapkan untuk membantu memastikan suasana tetap kondusif selama prosesi pengesahan berlangsung.

“SH Terate tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan melawan hukum. Siapa pun anggota yang melakukan pelanggaran hukum akan dikenai sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Lamidi juga mengingatkan bahwa menjaga marwah perguruan merupakan tanggung jawab setiap warga SH Terate.

“Apabila ingin membantu SH Terate, lakukan dengan hal-hal yang baik dan sesuai ajaran para sesepuh. Mari kita buktikan bahwa SH Terate hadir sebagai kekuatan yang menjaga kedamaian,” tutupnya.

Ketua Dewan Cabang SH Terate Tuban, Kangmas Sumarno menambahkan, aksi konvoi yang mengganggu masyarakat bukan bagian dari ajaran SH Terate. Ia mengajak seluruh warga untuk menyambut kedatangan ribuan saudara baru dengan cara yang lebih bermanfaat.

“Konvoi yang meresahkan masyarakat bukanlah ajaran SH Terate. Lebih baik kita isi momen ini dengan kegiatan positif, seperti berdoa bersama dan membantu aparat menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman,” katanya.(pur/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment