DPRD dan Pemkab Tuban Gelar Paripurna KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025, Fokus Diarahkan Empat Bidang

Redaksi7

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban menggelar rapat paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati Tuban tentang Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2025,

TUBAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban menggelar rapat paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati Tuban tentang Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2025, Selasa siang (1/7/2025).

Rapat yang digelar di ruang paripurna DPRD setempat itu dihadiri Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono mewakili Bupati Tuban. Nampak pula Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban Budi Wiyana, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tuban.

Ketua DPRD Tuban Sugiantoro mengatakan bahwa, tahapan pembahasan akan dilanjutkan sesuai jadwal yang sudah disusun oleh Badan Musyawarah (Banmus).

“Akan didalami di masing-masing komisi dan baru akan dibahas bersama tim TAPD Pemkab Tuban,” katanya kepada wartawan usai rapat paripurna.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono yang hadir mewakili Bupati menyampaikan bahwa akan ada penyesuaian kebijakan anggaran sesuai aturan di atasnya. Ia menyebut, fokus anggaran perubahan 2025 akan diarahkan ke empat bidang prioritas.

“Fokusnya pada ketahanan pangan, infrastruktur, ekonomi, dan sosial. Itu sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurut Joko, sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi perhatian utama dalam pengalokasian anggaran perubahan tersebut.

Sementara itu, Sekda Tuban Budi Wiyana menambahkan bahwa, realisasi belanja daerah saat ini sudah tembus di atas 30 persen. Ia menjelaskan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan sebelumnya berdampak pada percepatan belanja mulai pertengahan tahun.

“Saat ini sedang proses belanja karena kemarin ada efisiensi. Mulai bulan Juni sampai akhir tahun akan dikejar,” tuturnya.

Budi menyoroti realisasi anggaran yang masih rendah di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR-PRKP) Kabupaten Tuban. Namun hal tersebut dinilai wajar mengingat besarnya alokasi anggaran pada dinas tersebut dibandingkan lainnya.

“Serapan terendah masih di PUPR-PRKP karena memang pagunya besar,” pungkas Budi.(sav/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment