TUBAN – Dalam penanggalan Hijriyah terdapat satu bulan yang diyakini memiliki keistimewaan. Bulan tersebut seringkali disebut sebagai “Lebaran Anak Yatim”, yaitu Bulan Muharam.
Pada bulan pertama ini banyak peristiwa penting terjadi. Diantaranya ketika Allah memberikan pertolongan kepada para nabinya; Adam, Idris, Yunus, Nuh, Sulaiman, Serta Musa. Seluruhnya datang pada tanggal 10 Muharam, yang kemudian dikenal dengan hari Asyura.
Mengingat banyaknya peristiwa penting, masyarakat di berbagai daerah penjuru tanah air, banyak menggelar kegiatan sosial. Salah satu yang tidak pernah dilewatkan adalah pemberian santunan kepada anak-anak yatim. Hal tersebut membuat bulan Muharam kerap disebut sebagai “Lebaran Anak Yatim”.
Seperti yang dilakukan Jamaah Tahlil Wat Ta’lim As Salamah. Kelompok ibu-ibu pengajian Karang Indah Timur itu menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah dan Santunan Anak Yatim di Masjid Daarul Muttaqin Karang Indah Timur, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu siang (6/7/2025).
Sebanyak 50 anak yatim diundang untuk menerima santunan secara langsung. Mereka antusias hadir meski cuaca sedang diguyur hujan.
“Kegiatan santunan ini bisa terselenggara berkat adanya donasi dari warga RW 7 Kelurahan Karang dan para dermawan yang telah memberikan bantuan,” kata Ketua Panitia Marhendrawati dalam sambutannya.
Baca Juga:
Marhendrawati atau yang akrab disapa Bu Soni berharap kegiatan yang sudah berjalan rutin 4 tahun berturut-turut itu dapat terus terlaksana. Melalui kegiatan santunan, anak-anak yatim dapat terbantu.
“Semoga ke depannya kegiatan ini bisa semakin membantu banyak anak yatim, terima kasih para donatur,” pungkasnya mengakhiri sambutan.
Sementara itu, Perwakilan Kelurahan Karang, Matahar, mengapresiasi kegiatan yang digagas Jamaah Tahlil Wat Ta’lim As Salamah. Menurutnya, kegiatan sosial semacam ini dapat meminimalisir penipuan berkedok sumbangan yatim.
“Kegiatan seperti santunan yatim ini sangat didukung penyelenggaraanya oleh Kelurahan Karang, sebab hal ini bisa mengurangi kecurangan dan penipuan berkedok sumbangan untuk anak yatim,” ucapnya dalam sambutan mewakili Lurah Karang.
Selanjutnya, acara diisi mauidhoh hasanah Ustadzah Falihatu Ni’matil Hidayah. Dijelaskan bahwa, bulan Muharam memiliki keistimewaan yang bila umat muslim menjalankan 12 amalan akan mendapat pahala berlipat ganda.
“Antara lain Puasa, sholat sunah, silaturahmi, mengunjungi orang alim atau ziarah kubur, menjenguk orang sakit, memakai celak, mengusap kepala yatim, sedekah, membahagiakan keluarga, memotong kuku, membaca surat Al Ikhlas,” tuturnya mengakhiri mauidhoh hasanah.(ly/dif)

















