TUBAN – Siswa dalam video Makan Bergizi Gratis (MBG) berbelatung yang viral di media sosial sempat dipanggil ke ruang Bimbingan Konseling (BK) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tambakboyo.
Pelajar dengan nama lengkap Arsya Raka Valent (17) itu diminta klarifikasi terkait menu MBG yang viral. Selain Valent, pemanggilan juga dilakukan terhadap sejumlah siswa yang mengetahui adanya belatung dalam wadah makanan tersebut.
“Hari Selasa dipanggil (BK),” kata Valent saat ditemui wartawan di rumahnya Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis siang (17/7/2025)
Siswa kelas XI Program Studi Teknik Permesinan itu menerangkan bahwa terdapat sebanyak empat siswa yang dipanggil. Mereka ditanya siapa yang membuat video dan yang menyebarluaskan hingga viral di media sosial.
“Waktu dipanggil ada empat (siswa), nggak tahu saat ini berapa banyak yang dipanggil,” ucapnya.
Dijelaskan Valent, paket MBG yang keluar belatung itu merupakan jatah kakak kelasnya, yaitu kelas XII. Ia sudah terlebih dahulu mendapat jatah paket MBG dan melahapnya habis.
Baca Juga:
“Mulanya saat kelas dua belas saya ambil itu dibuka dan ada belatungnya keluar. Kalau keluarnya dari ayam atau sayurnya itu saya nggak tahu jelasnya,” terang Valent.
Setelah mengetahui ada belatung dalam makanan, para siswa langsung berkumpul untuk melihat. Namun karena merasa jijik, mereka batal menyantap menu makan siang yang diterima dan menutupnya kembali.
“Setelah tahu teman-teman ya ngerumpel (berkumpul, red) untuk melihat, kaget, setelah itu ditutup kembali,” jelasnya.
Menurut Valent, paska viral, paket MBG di hari kedua (Selasa) sudah terlaksana dengan baik. Bahkan menu dan lauk yang disajikan relatif enak, sehingga para siswa menikmati makan siang program pemerintah pusat tersebut.
“Makin enak, sudah ada perbaikan dari pihak cateringnya. Kedepan harapan saya pribadi dan para siswa, pihak catering bisa lebih baik lagi sehingga tidak ada kejadian serupa,” harapnya.
Sementara itu, orang tua siswa Arsya Raka Valent, Kamarudin menyampaikan dukungannya terhadap program MBG. Penyediaan makan siang gratis itu sangat membantu meringankan wali murid.
“Ini meringankan wali murid. Soalnya kalau lagi anak saya biasa sarapan di sekolah, dia bawa bekal dari rumah,” ujarnya.
Namun, pria 43 tahun itu menyayangkan adanya paket MBG berbelatung. “Kecewa lah, kedepannya agar lebih baik, biar anak-anak sehat,” tuturnya kepada wartawan.
Diberitakan sebelumnya, paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah wilayah Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, berbelatung. MBG tak layak makan tersebut direkam para siswa kemudian viral.
Dalam video, tampak jelas beberapa belatung di dalam wadah makanan yang masih berisi nasi dan lauk. Belatung itu pun terlihat masih hidup dan bergerak-gerak. Sempat terekam pula Arsya Raka Valent tertawa lepas.(sav/dif)

















