Redaksi7.id, SIDOARJO – Hari ketujuh operasi SAR korban runtuhnya bangunan Ponpes Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (5/10/2025) dilanjut hingga tengah malam.
Pencarian malam hari itu, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 8 temuan setelah melakukan pemindahan material dengan alat berat maupun ekstrikasi manual.
Diawali pada pukul 19.04 WIB, tim SAR menemukan satu jenazah yang merupakan korban ke-59 pada sektor A3. Selang 20 menit kemudian, satu jenazah kembali ditemukan di sektor A3 dan disusul dengan korban ke-61 yang dievakuasi pada pukul 19.28 WIB dan korban ke-62 dievakuasi pada pukul 19.34 WIB dari sektor yang sama.
Dari sektor A2, korban ke-63 berhasil dievakuasi pada pukul 20.28 WIB. Tidak lama kemudian, tim SAR gabungan kembali menemukan korban di sektor A3 yaitu korban ke-64 pada pukul 20.33 WIB dan korban ke-65 yang dievakuasi dengan kondisi jenazah yang tidak utuh pada pukul 21.01 WIB.
Sementara itu, temuan terakhir pada hari ini ialah korban ke-66 yang berada di sektor A2 pada pukul 21.47 WIB. Dengan adanya temuan ini, maka jumlah korban yang telah ditemukan pada hari pencarian ketujuh ini mencapai 27 korban.
Dengan temuan hari ini, total korban yang telah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan mencapai 157 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat dan 53 meninggal dunia, termasuk dua body part.
Baca Juga:
Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan bahwa pencarian masih akan dilanjutkan.
“Kami akan bergerak semaksimal mungkin sampai yakin seluruh korban reruntuhan Ponpes sudah ditemukan,” tuturnya.
Dalam operasi SAR ini, unsur SAR yang terlibat antara lain Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, unsur TNI dan POLRI, BPBD kab Sidoarjo, BPBD kota Surabaya, BPBD kab Jombang, PMI, DAMKAR kab Sidoarjo, DAMKAR kota Surabaya, PT Gun, PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, BDRT 27, TSA Gerpik, SAR MTA, Banser, DMC, Hujung Galuh Rescue, Kanjuruhan Rescue, IOF Rescue, Rescue 79, Sarnatra, BAZNAS, LPBI NU, SDI, SAR Surabaya, SAR Astra, MDMC, Jasa Marga, BAZNAS, Resita, Rescue 020, Relawan Sese, Semar, SAR Kanjuruhan, SAR Relindo, BJC, RBC, Nawasena, dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya.(sav/dif)

















