Redaksi7.id, TUBAN – Pembangunan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Koesma Tuban telah rampung. Namun, hingga kini bangunan senilai Rp62 milyar itu belum dioperasikan.
Bangunan lima lantai yang berdiri megah di atas lahan seluas 4.800 meter persegi. Gedung IPIT diproyeksikan sebagai fasilitas pelayanan terpadu, meliputi ruang ICU, NICU (Neonatal Intensive Care Unit) untuk perawatan bayi, ruang bedah dan unit radiologi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Budi Wiyana menjelaskan bahwa, gedung yang dibangun dua tahap sejak awal tahun 2024 tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh pihak pelaksana proyek.
“Sekarang ini masih dalam masa pemeliharaan dan terus dievaluasi oleh pihak rumah sakit,” terangnya, Senin (6/10/2025).
Budi Wiyana menyatakan, gedung IPIT ditargetkan mulai difungsikan tahun ini. Tahap awal difokuskan pada lantai satu sembari melengkapi kebutuhan peralatan medis serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
“Lantai satu yang bisa segera kita fungsikan sekaligus diresmikan,” ujarnya.
Baca Juga:
Menurut Budi, untuk dapat mengoperasikan seluruh gedung lima lantai tersebut diperlukan tambahan anggaran yang cukup besar, terutama untuk pengadaan peralatan medis dan perlengkapan ruang operasi.
“Kamar-kamar operasi itu juga perlu peralatan lengkap, sehingga butuh tambahan investasi,” tuturnya.
Budi berharap, keberadaan gedung baru ini nantinya dapat meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Tuban dan mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah.
“Kita berharap pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan intensif,” pungkasnya.(ib/dif)

















