Redaksi7.id, TUBAN – Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban, kembali bermasalah. Para siswa menemukan ulat hidup dalam menu makanan yang dibagikan di sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Dalam video pendek yang beredar di media sosial, sejumlah siswa tampak menunjukan potongan buah melon. Setelah diamati lebih dekat, pada daging buah segar itu terdapat ulat kecil yang bergerak-gerak.
Kejadian tersebut seketika menjadi bahan candaan para siswa. Mereka merasa jijik dan enggan menyantap makanan dalam wadah ompreng. Namun, ada seorang siswa yang mengaku telah terlanjut menelannya.
Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono mengaku terkejut dengan temuan ulat dalam menu MBG. Namun, ia mengaku masih menunggu laporan resmi terkait temuan tersebut.
“Waduh, waduh,” ujar Joko Sarwono dengan nada kaget saat dikonfirmasi Senin sore (6/10/2025).
Wabup menekankan, agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pengelola program meningkatkan pengawasan terhadap setiap tahap penyajian makanan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian ke sekolah.
Baca Juga:
“Karena masalah apapun bentuknya, baik itu ulat atau pun apa, siapa yang tahu. Semua tentunya tidak lebih dan tidak kurang adalah dari sisi pengawasannya,” jelasnya.
Jojo Sarwono menambahkan, tanggung jawab pengawasan tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah maupun pengelola SPPG, melainkan juga pada penyedia bahan baku makanan.
‘Jadi pengawasan untuk kesehatan dan keamanan pangan itu tidak hanya di SPPG, tapi di semua tingkatan, baik institusi maupun lembaga yang mengadakan pangan,” tegasnya.
Perlu diketahui, ini bukan kali pertama program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban itu menjadi sorotan. Pada pertengahan Juni lalu, juga ditemukan hal yang sama, dimana para siswa SMKN 1 Tambakboyo mendapati binatang menyerupai belatung di sebuah menu makanan ayam.
Yang paling memprihatinkan, pada akhir September lalu, enam orang siswa SMKN Palang terpaksa dilarikan ke rumah sakit diduga keracunan usai menyantap makan bergizi gratis.(ib/dif)

















