Redaksi7.id, TUBAN – Beberapa hari terakhir, warga ramai-ramai memposting kondisi sepeda motornya yang rusak dan masuk bengkel akibat mogok usai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU wilayah Kabupaten Tuban.
Menanggapi keluhan masyarakat, aparat kepolisian memastikan akan melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber masalah tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robbin Aleksander, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi bersama dinas terkait.
“Senin kita cek bersama dinas terkait,” ujarnya singkat.
Ketika disinggung soal kemungkinan adanya indikasi pelanggaran seperti pencampuran bahan bakar atau kelalaian distribusi, Dimas belum mau berspekulasi. “Yang pasti kita cek dulu biar tahu apa permasalahannya apakah administrasi atau pidana,” tegasnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, meminta masyarakat yang mengalami keluhan serupa untuk segera melapor ke Pertamina Contact Center di nomor 135 agar dapat didata histori pembelian dan kendala yang dialami.
Baca Juga:
Saat dikonfirmasi mengenai kelanjutan distribusi Pertalite di Kabupaten Tuban, ia belum memberikan tanggapan lebih lanjut.
Warga kini berharap hasil pemeriksaan segera diumumkan agar kepanikan di masyarakat tidak semakin meluas. Sejumlah pengendara bahkan memilih beralih ke Pertamax sementara waktu, sembari menunggu kejelasan penyebab munculnya fenomena “motor brebet berjamaah” di Tuban ini.(sav/dif)

















