Hari Buruh Sedunia IJTI Soroti Kondisi Industri Media Nasional

Redaksi7

Peringatan Hari Buruh yang dilakukan buruh di Kabupaten Tuban.

Redaksi7.id, JAKARTA – Memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menyoroti kondisi industri media nasional yang tengah menghadapi tantangan disrupsi besar-besaran.

Di tengah situasi tersebut, IJTI menegaskan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap jurnalis bukan solusi yang bijak dan justru mengancam demokrasi di
Indonesia.

Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan menyatakan, bahwa jurnalis televisi bukan sekadar pekerja, melainkan garda terdepan dalam menjaga hak publik atas informasi yang akurat dan kredibel.

“Jika perusahaan media terus dibiarkan rontok dan jurnalisnya tersingkir, maka demokrasi akan mati. Tanpa jurnalis televisi yang bekerja di lapangan, tidak akan ada lagi mata dan telinga bagi publik untuk mengawal keadilan,” katanya.

IJTI mengamati tren efisiensi yang berujung pada pengurangan tenaga kerja di berbagai lini media televisi. Kami menyatakan sikap:

1. Menolak Upaya PHK Sepihak: Perusahaan media harus berhenti menjadikan pemangkasan karyawan sebagai opsi utama dalam melakukan efisiensi finansial.

2. Menuntut Solusi Kreatif: Kami mendesak pemilik perusahaan media untuk mencari model bisnis baru dan inovasi yang berkelanjutan tanpa harus mengorbankan kesejahteraan serta mata pencaharian jurnalis.

3. Transparansi dan Dialog: Setiap kebijakan yang berdampak pada ketenagakerjaan harus
dilakukan melalui dialog yang transparan dan menjunjung tinggi hak-hak pekerja sesuai regulasi yang berlaku.

IJTI menyerukan kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan ekosistem media nasional. Insentif atau kebijakan yang mendukung ekosistem media yang sehat sangat diperlukan agar perusahaan media tidak hanya sekadar bertahan hidup, tetapi mampu menghidupi para pekerjanya dengan layak.

Hari Buruh harus menjadi momentum bagi seluruh perusahaan media untuk bersatu. Jurnalis yang sejahtera adalah prasyarat mutlak bagi informasi yang berkualitas.

“Jangan biarkan layar televisi kita menjadi buram karena hilangnya para jurnalis yang berintegritas,” kata Herik Kurniawan.(*)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment