Redaksi7.id, TUBAN – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Nasional Pantura Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Sebuah mobil Karimun terlibat tabrakan adu banteng dengan bus PO Jaya Utama bernopol L 7693 UV.
Kerasnya benturan menyebabkan dua orang tewas terjepit body kendaraan dan dua lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan diduga disebabkan sopir bus mengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan masuk jalur berlawanan.
Korban tewas diketahui merupakan sopir mobil Karimun bernama Fatkhul Bahri (30) warga Desa Gadon, Kecamatan Tambakboyo dan Nur Aeni Mega Oktavia (26) asal Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyono mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan, bus dari barat ke tinur, sedangkan mobil Karimun berjalan dari timur ke barat.
Kronologisnya, bus dikemudikan Bambang Sutrisno asal Demak, Jawa Tengah, berusaha mendahului truk box yang tidak diketahui identitasnya. Bus masuk jalur kanan sehingga mengalami tabrakan dengan mobil Karimun bernopol S 1774 GA yang dikemudikan korban.
“Akibatnya Fatkhul Bahri dan Nur Aeni meninggal dunia, sedangkan dua penumpang mobil, Azka dan Arifin menderita luka-luka,” terangnya, Junat (2/1/2026).
Baca Juga:
Paska kejadian, petugas Unit Laka Satlantas Polres Tuban langsung mendatangi lokasi kejadian. Guna kepentingan penyelidikan, petugas melakukan okah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
“Faktor yang mempengaruhi laka lantas, diduga pengemudi bus PO Jaya Utama tidak penuh konsentrasi saat mendahului,” bebernya.(sav/dif)

















