TUBAN – Belasan bunga bangkai muncul di kawasan hutan jati Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Namun, sebagian bunga beraroma tidak sedap itu hanyut diterjang banjir bandang.
Menurut warga sekitar Warih (49), terdapat sekitar 15 bunga bangkai tumbuh liar sejak awal musim penghujan. Posisinya tersebar di kawasan hutan jati yang menjadi perbatasan Desa Padasan dan Desa Pucangan.
Ukuran bunga-bunga yang mengundang kedatangan lalat itu cukup beragam. Ada yang kecil dengan tinggi 20 centimeter, dan ada yang sudah mencapai 50 centimeter. Bahkan sebagian juga telah mekar.
“Ada sekitar sepuluh sampai lima belas, tapi ini tinggal dua, lainnya mati diterjang banjir bandang beberapa hari lalu,” kata Warih kepada wartawan di lokasi munculnya bunga bangkai, Selasa pagi (3/12/2024).
Bunga bangkai ditemukan warga secara tidak sengaja saat menggarap lahan kawasan hutan untuk bercocok tanam. Bunga tumbuh liar diantara semak belukar sehingga keberadannya samar terlihat.
“Bunga bangkai ini sebenarnya sudah lama ada di sini, mulai tumbuh awal musim hujan,” terangnya.
Baca Juga:
Kemunculan bunga bangkai ini dianggap warga sekitar sebagai fenomena biasa. Pasalnya, bunga yang biasa disebut Totok Kerot ini selalu tumbuh pada awal musim penghujan dan akan layu seiring berjalannya waktu.(dif)

















