Redaksi7.id, TUBAN – Dua orang sopir dan kernet dinyatakan positif mengkonsumsi zat Benzodiazepin atau benzo. Mereka terdeteksi dalam tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban bersama TNI-Polri dan Dinas Perhubungan.
Deteksi dini tes urine berlangsung di Terminal Kambang Putih, Kabupaten Tuban, Rabu pagi (17/12/2025). Pada kesempatan itu, petugas juga memeriksa kelayakan kendaraan dan tes kesehatan sopir serta kernet.
“Jadi pada hari ini kita melakukan kegiatan antisipasi Natal dan Tahun Baru 2025. Kita melakukan kegiatan RAM Cek dan juga pengecekan tes urin,” ujar Kepala BNNK Tuban, AKBP Bagus Hari Cahyono kepada wartawan.
Dijelaskan Bagus, pemeriksaan keselamatan kendaraan menyasar seluruh kendaraan yang melintasi Jalur Nasional Pantura Tuban. Cek urine dilakukan terhadap 29 orang, yang terdiri dari sopir dan kernet kendaraan, baik angkutan umum maupun angkutan barang.
“Untuk dari pengecekan tes urin sendiri, tadi ada 29 orang. Itu dari sopir-sopir bus, kemudian sopir-sopir elf dan angkutan ya, kemudian juga beberapa angkutan truk-truk,” terangnya.
Bagus mengungkapkan, dari 29 orang yang dites urine, dua diantaranya dinyatakan positif zat Benzodiazepin. Mereka adalah sopir dan kernet teuk ekspedisi berinisial DS asal Subang dan GR asal Tuban.
Baca Juga:
“Setelah kita tindaklanjuti, yang satu memang sebelumnya minum obat dengan resep dokter. Kemudian satu lagi, masih kita tindaklanjuti, kalau nanti benar positif, kita akan laksanakan rehabilitasi di kantor BNNK Tuban,” bebernya.
Guna kepentingan penyelidikan, kedua orang yang dinyatakan positif diamankan ke kantor BNNK guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(sav/dif)

















