TUBAN – Tragedi lebaran terjadi di Kabupaten Tuban. Seorang bocah 12 tahun hilang terseret arus sungai di Desa Talang Kembar, Kecamatan Montong, Rabu sore (2/4/2205).
Korban adalah bernama Gilang Pratama, asal Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Ia diketahui sedang diajak orang tuanya berkunjung silaturahmi ke rumah sang kakek.
Berdasarkan informasi, tragedi berawal saat korban bersama 3 temannya bermain di sekitar sungai. Namun entah bagaimana, korban tiba-tiba terpeleset jatuh ke dalam aliran sungai.
Seketika tubuh mungil korban hanyut terseret arus sungai yang deras. Peristiwa ini kemudian dilaporkan teman-teman korban kepada pihak keluarga.
Kapolsek Montong AKP Waheru Purwanto membenarkan peristiwa hilangnya bocah 12 tahun tersebut. Pihak kepolisian segera berkoordinasi Engan tim SAR BPBD Tuban untuk melakukan pencarian korban.
“Kami langsung berkoordinasi dengan BPBD Tuban untuk mengerahkan tim pencarian,” katanya.
Baca Juga:
Tim SAR gabungan BPBD dan TNI-Polri terjun menyisir lokasi kejadian menggunakan perahu karet. Namun, hingga petang keberadaan korban belum berhasil ditemukan. Sementara waktu pencarian dihentikan.
“Pertimbangannya kondisi sudah petang dan juga banyak ular di sekitar sungai. Akan diteruskan besok pagi (Kamis),” pungkas Waheru.
Informasi terbaru, korban telah ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada pukul 21.30 WIB. Selanjutnya, mayat korban langsung dievakuasi pulang ke rumah duka.
Peristiwa ini mungkin bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap aktifitas anak. Terlebih jika Anak-anak bermain di sekitar aliran air atau sungai yang sedang beraliran deras.(dif)

















