TUBAN – Dua pelajar putri asal Kabupaten Lamongan tewas kecelakaan di Jalur Nasional Pantura Tuban-Babat, Desa Penidon, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jumat (27/6/2025).
Sepeda motor yang dikendarai korban terlibat tabrakan adu muda dengan bus rombongan peziarah yang sedang mendahului truk. Akibatnya kedua korban terlempar sejauh 6 meter dan membentur aspal.
Korban diketahui bernama Dewi Masithoh Indrayati (16), warga Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, dan Asasun Najahatil Abadiyaj (16), warga Gempoltumloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban IPTU Eko Sulistyono menerangkan, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol N 4584 NA. Sedangkan bus pariwisata merupakan PO Dafa Tour bernopol AA 7190 GA.
Kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan Anhar asal Nganjuk, melaju kencang dari barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, bus berusaha mendahului sebuah truk dari sisi kanan.
“Bus tersebut masuk bergerak ke lajur kanan kemudian mengalami kecelakaan dengan sepeda motor Honda Beat yang di kemudikan oleh Dewi Marsito,” jelas Eko.
Baca Juga:
Kedua kendaraan terlibat tabrakan adu muka. Kerasnya benturan menyebabkan kedua korban terlempar sejauh 6 meter. Dewi Masithoh tewas seketika di lokasi kejadian, sedangkan Asasun Najahatil sempat dilarikan ke puskesmas setempat. Namun, nyawa korban tak tertolong.
“Pengemudi sepeda motor tersebut meninggal dunia di tempat setelah terpental hingga 6 meteran,” terangnya kepada wartawan.
Paska kejadian, Unitaka Satlantas Polres Tuban diterjunkan ke loaksinuntuk melakukan olah TKP. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk sopir bus. Sementara itu, guna kepentingan. Penyelidikan, kedua ke daratan diamankan.
“Untuk sopir sekarang kita amankan di polres,” Pungkasnya.(sav/dif)

















