Tuban – Kirab maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim), Si Jali, telah sampai di Kabupaten Tuban. Estafet kirap maskot diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban, Minggu (25/8/2025).
Dalam acara yang digelar di tengah Jalan Sunan Kalijogo, Kabupaten Tuban itu KPUK Tuban turut melakukan sosialisasi tahapan Pilkada Serentak 2024 dan Deklarasi Pemilu Damai, Minggu (25/8/2025).
“Ini serah terima untuk maskot Si Jali atau Jatim Memilih, dari KPU Lamongan kepada KPU Tuban. ” kata Ketua KPUK Tuban, Zakiyatul Muanwaroh, kepada wartawan usai memberangkatkan kirap maskot Pilgub Jatim, Si Jali dan Maskot Pilbup Tuban, Siwalan.
“Sekaligus ini menjadi pembuka bagi KPU Kabupaten Tuban untuk melaksanakan kirab ke seluruh kecamatan. Hari ini sekaligus sosialisasi tahapan (Pilkada Serentak 2024),” lanjutnya menjelaskan.
Namun, kegiatan kirab sekaligus sosialisasi dan deklarasi itu sepi atau kurang diminati masyarakat umum. Acara hanya dihadiri penyelenggara Pemilu mulai tingkat desa/kelurahan dan kecamatan. Tak banyak masyarakat umum terlihat hadir di lokasi acara.
“Kami sudah menginformasikan kepada masyarakat terkait kegiatan ini, tapi mungkin di kecamatan sebelah ada kegiatan, jadi masyarakat terbagi ada yang berkegiatan di kecamatan lainnya,” elak Zakiyah.
Baca Juga:
Sementara itu penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai tidak diikuti Forum Komunikasi Pimlinan Daerah (Forkopimda). Mulai Bupati, Kapolres, Komandan Kodim, Ketua DPRD, Kajari, hingga Ketua PN, tidak hadir. Sedangkan lihak yang mewakili menolak membubuhkan tanda tangan pada bannner deklarasi yang disiapkan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, selain Forkopimda terdapat pula kolom tandan tangan Partai Politik (Parpol). Dari 19 Parpol yang diundang, hanya 5 Parpol yang membubuhkan tanda tangan. Diantaranya PDIP, Golkar, Hanura, Ummat, dan PKN.
“Sebagian memang konfirmasi tidak hadir mungkin karena pelaksanannya hari Minggu. Sedangkan kami tidak bisa menentukan harinya (pelaksanaan kirab) karena sudah dijadwalkan KPU provinsi,” terang Zakiyah.
“Karena salah satunya hari Minggu yang jadi bapak ibu Forkopimda tidak bisa hadir karena berada di luar kota untuk kegiatan mereka masing-masing,” lanjutnya menjelaskan kemungkinan alasan Forkopimda tidak menghadiri undangan.
Meski demikian, sejumlah undangan Deklarasi Pemilu Damai tetap membubuhkan tanda tangan. Diantaranya adalah KPU Provinsi Jawa Timur, KPUK Tuban, Bawaslu Tuban, dan 5 Parpol. Setelah itu acara dilanjut dengan pemberangkatan kirap maskot Si Jali dan Siwalan menuju kantor KPUK Tuban di Jalan Pramuka.(dif)

















