Dua Kantor Desa Digeledah Penyidik Kejari Tuban, Berikut Masalahnya

Redaksi7

Penyidik Kejari Tuban melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi.

TUBAN – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban menggeledah dua kantor desa. Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi.

Pertama, Desa Bunut, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Penyidik menduga telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan sumur bor Air Bawah Tanah (ABT).

“Perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan sumur bor Air Bawah Tanah (ABT) di Desa Bunut pada tahun anggaran 2018 dan 2019,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Tuban, Stephen Dian Palma, Jumat (8/8/2025).

Pria yang akrab disapa Palma itu menjelaskan, penggeledahan kantor Desa Bunut dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Sejumlah dokumen diamankan, antara lain; satu bendel asli rekapitulasi keuangan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Bunut tahun 2019, rekapitulasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pemasukan dan pengeluaran area musim kemarau HIPPA 2018, dan berbagai barang bukti lain.

“Tim Penyidik telah melaksanakan penyitaan terhadap barang yang berada di kantor Desa Bunut yang selanjutnya menjadi barang bukti untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Penggeledahan kedua dilakukan di kantor Desa Kedungsono, Kecamatan Plumpang. Hal itu dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang bersumber dari HIPPA tahun 2022-2024.

“Penggeledahan dilaksanakan berdasar pada Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Tuban Nomor: PRINT –1245 /M.5.33/Fd.2/08/2025 tanggal 01 Agustus 2025,” ucap Palma.

Dalam penggeledahan itu, petugas menyita berbagai barang bukti. Diantaranya, sejumlah buku tabungan BRI atas nama HIPPA Tirto Sandang Pangan periode 2022-2024, satu bendel kuitansi, dokumen bendahara, LPJ realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) setempat dan lainnya sebagainya.

“Penyitaan berjalan dengan aman dan lancar serta kondusif,” ucapnya.

Selain melakukan penggeledahan untuk mengumpulkan barang bukti, penyidik juga akan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap dugaan kasus tindak pidana korupsi di dua desa tersebut.(sav/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment