TUBAN – Warga Desa Tawaran, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, menggelar tradisi Gerebek Tape, Sabtu (21/6/2025). Tradisi tahunan itu diwarnai rebutan gunungan tape dan hasil bumi.
Acara diawali dengan kirab gunungan sejauh dua kilometer, dari kawasan permukiman menuju lapangan Desa Tawaran. Selain gunungan tape, terdapat pula gunungan hasil bumi berupa hasil bumi berupa sayuran, palawija dan buah-buahan.
Seluruh gunungan yang mencapai tinggi hampir tiga meter ini kemudian ditempatkan di tengah lapangan. Tanpa perintah, warga maupun pengunjung langsung mengerubuti gunungan, mulai pria dewasa, wanita serta anak-anak.
Mereka nampak antusias memperebutkan gunungan. Begitu aba-aba dibunyikan, masing-masing hubungan langsung diserbu. Kurang dari lima menit, seluruh isi gunungan ludes berpindah ke dalam genggaman warga.
Meski harus rebutan di bawah terik matahari, warga mengaku senang dan menikmati. Bahkan, mereka menyantap langsung tape yang diperoleh tanpa menunggu pulang.
“Rebutan tape tadi hanya dapat dua aja, langsung dimakan, rasanya enak manis,” kata seorang warga Desa Tawaran Ifa kepada wartawan di lokasi.
Baca Juga:
Sesuai nama daerahnya tape berbahan beras ketan ini dikenal dengan nama Tape Tawaran. Ciri khas lainnya, Tape Tawaran menggunakan bungkus daun Ploso yang diambil dari kawasan hutan sekitar.
“Suka banget, sering makan Tape Tawaran ini karena saya asli sini,” tuturnya sambil memasukkan sesuap tape ke dalam mulut.
Gerebek Tape Tawaran digelar setiap tahun. Tujuannya sebagai ajang promosi untuk mengangkat warisan budaya, tradisi, serta produk unggulan desa setempat.
“Gerebek Tape ini kita mengangkat warisan budaya yang sifatnya kuliner dari Desa Tawaran,” ujar Kepala Desa Tawaran Muhammad Arief.
Tape Tawaran yang menjadi warisan kuliner turun-temurun telah mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat. Sejak diperkenalkan lebih luas, pesanan Tape Tawaran terus datang dari luar daerah.
“Alhamdulillah tape tawaran ini memberikan suatu pergerakan UMKM di Desa Tawaran, awalnya hanya tiga perajin, sekarang sudah hampir semua warga membikin,” beber Arief.
Diharapkan Arief, masyarakat lebih semangat mempertahankan warisan budaya. Selain untuk buah tangan, Tape Tawaran juga banyak dipesan sebagai pelengkap hidangan hajatan warga.
Setelah rebutan gunungan, acara dilanjut dengan hiburan pagelaran musik dan pertunjukan ketoprak. Seluruh acara dapat dinikmati warga maupun pengunjung luar desa secara gratis.(sav/dif)

















