Gurih-Lezat Serabi Lodeh Khas Tuban Hanya Dijual Tengah Malam

Redaksi7

Sugeng sedang memasak serabi menggunakan wajan tanah liat di teras rumahnya.

TUBAN – Siapa tidak tahu serabeh atau serabi, jajanan tradisional berbahan tepung beras yang disantap dengan kuah santan dan parutan kelapa. Namun, pedagang di Kabupaten Tuban menawarkan variasi lain menyantap serabi menggunakan sayur lodeh.

Kuliner yang hanya ada pada tengah malam itu jadi favorit warga yang sedang begadang. Tak hanya rasanya lezat, harga serabi lodeh juga dipatok sangat terjangkau sehingga tidak menguras isi dompet.

Salah satu pedagang serabi lodeh adalah pasangan suami istri Sugeng (64) dan Kasmah (57). Mereka sudah 15 tahun berjualan di teras rumahnya Dusun Bongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan/Kabupaten Tuban.

“Jualan serabi lodeh sudah 17 tahun. Warisan dari orang tua, diteruskan,” kata Sugeng kepada wartawan yang mendatangi rumah sekaligus tempat usahanya, Jumat malam (25/4/2025).

Sugeng dan Kasmah memulai aktifitasnya sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka menyiapkan adonan dan tungku pembakaran sambil menunggu pembeli datang. Namun biasanya hanya sekitar 2-3 jam dagangan sudah ludes terjual.

“Alasan buka malam itu disuruh anak-anak muda. Dulu saya buka jam 3 sore, terus disuruh buka jam 11 malam,” ungkapnya.

Biasanya serabi disantap dengan kuah santan dan parutan kelapa. Namun, Sugeng dan Kasmah menyajikan variasi menyantap serabi menggunakan sayur lodeh. Bahkan pembeli juga bisa menambahkan lauk telur.

“Selain serabi lodeh ada lontong lodeh, telor dan kerupuk. Lodehnya isi telor, labu, sama mie,” jelas Sugeng.

Menurut Sugeng, dalam semalam sedikitnya 5 kilogram tepung beras dihabiskan untuk membuat serabi. Pembeli datang dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Tuban.

“Pembeli ada yang dari Palang, Jenu, Kerek. Kalo dulu zaman ada balap sepeda motor ada dari Gresik, Surabaya. Sekarang paling jauh Grabagan,” ungkapnya.

Meski kurang lazim, serabi lodeh memiliki banyak penggemar. Bagi pecinta ya, sajian unik tersebut membuat rasa serabi lebih lezat dan gurih. Lebih dari itu, serabi lodeh kaya protein dan karbohidrat sehingga menambah energi untuk begadang.

“Rasanya gurih nikmat dan lain. Karena biasanya kan serabi pakai santan dan ini pakai lodeh,” tutur seorang pelanggan serabi lodeh Yusuf.

Tak hanya lezat, serabi lodeh menjadi idola pecinta kuliner malam karena harga ya relatif terjangkau. Satu porsi berisi 2 buah serabi lengkap dengan sayur lodeh hanya dihargai Rp4.000. selain serabi lodeh, tersedia pula lontong lodeh serta serabi original kuah santan.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment