TUBAN – Hati-hati berkendara melintasi jalur mudik nasional di wilayah Kabupaten Tuban. Jalan berlubang dan bergelombang bertebaran, sehingga dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terparah berada di kawasan Ring Road Tuban. Jalan beraspal sepanjang 19 kilometer itu mengalami kerusakan parah.
Kerusakan jalan bervariasi, mulai berlubang sampai jalan pecah dan bergelombang. Diameter lubang mencapai 20 sampai 100 centimeter,dengan kedalaman mencapai 30 centimeter. Kondisi tersebut dapat membahayakan pengguna jalan.
Tak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun angkutan berat. Terbaru, sebuah truk tronton bermuatan kaca terguling setelah badan jalan yang dilewati amblas.

“Sudah dua kali (di lokasi yang sama). Pertama truk gandeng, lalu sekarang truk tronton muat kaca,” beber seorang warga Ngaspan (61) yang ditemui di lokasi truk terguling, Selasa (18/3/2025).
Menurut Ngaspan, kerusakan jalan di sepanjang Ring Road Tuban ini terjadi sejak musim penghujan. Perbaikan sudah pernah dilakukan, tapi tingginya curah hujan membuat badan jalan kembali rusak diterjang air.
Baca Juga:
“Rusak ini sejak musim penghujan. Sudah pernah diperbaiki, rusak lagi,” tuturnya kepada wartawan.
Kerusakan jalan Ring Road Tuban dikeluhkan pengguna jalan. Mereka harus mengurangi kecepatan sehingga perjalanan membutuhkan waktu lebih panjang.
“Tadi lewat Ring Road sepanjang jalan rusak semua,” kata sopir truk muatan gas Wahyudi yang sedang berhenti untuk beristirahat di pinggir jalan.
Wahyudi berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan jalan. “Sempat diperbaiki tapi sekarang tambah parah. Harapannya segera diperbaiki,” imbuhnya.
Selain Ring road, kerusakan juga terjadi sepanjang Jalur Nasional Pantura Kabupaten Tuban. Banjir dan kendaraan melebihi tonase diduga sebagai penyebab utama kerusakan.(dif)

















