Inilah Makanan Ekstrim yang Wajib Dicoba Karena Langka

Redaksi7

Sepiring nasi hangat dengan taburan lauk oseng-oseng kepompong ulat daun jati.

Tuban – Aroma bawang merah dan bawang putih yang berpadu dalam penggorengan singgah di ujung hidungku. Sedap sekali baunya. Tanpa sadar perutku yang sejak pagi belum terisi makananmulai protes. Rasa lapar semakin tak terbendung.

Sesekali aku berdiri menengok dapur berukuran kira-kira 2×1 meter yang hanya berjarak beberapa langkah dari tempatku duduk. Nampak sesosok wanita paruh baya. Orang-orang memanggilnya Hernalis. Melihat keriput di wajahnya, usianya kutaksir sekitar 50an tahun.

Mata Hernalis menatap tajam penggorengan di atas kompor. Tangan kanannya yang terampil terus bergoyang menumis racikan berbagai bumbu dapur. Tubuhnya agak besar sehingga menyesaki dapur warung di tepi kawasan hutan jati turut Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

“Sebentar mas. Ini bumbunya sudah selesai. Tinggal memasukan enthungnya (kepompong ulat jati),” ujar Hernalis yang mungkin tahu aku tidak sabar menunggu oseng-oseng ulat dan kepompong jati buatannya.

Hernalis berusaha mempercepat pekerjaannya utnuk membuatku sedikit senang. Diambilnya semangkuk ulat bercampur kepompong, yang telah dicuci bersih. Ulat dan kepompong daun jati ini hasil berburu Hernalis di kawasan hutan sekitar.

Jumlahnya memang tidak banyak. Itu hasil jerih payah selama hampir dua jam. Hernalis sebenarnya masih ingin terus berburu ulat dan kepompong untuk dijual. Namun aku memintanya untuk berhenti, dan memasak hasil buruannya lebih cepat. Dengan ganti sejumlah uang tentunya.

Hidungku kembali dihampiri aroma menyengat. Kini lebih sedap dan harum. Ulat dan kepompong telah bercampur rata dengan bumbu. “Sudah (matang),” katanya diikuti gerakan memindahkan oseng-oseng ulat dan kepompong dari penggorengan ke sebuah piring.

“Biasanya ada yang minta digoreng kering. Tapi sebenarnya enak begini (tidak terlalu garing),” sambungnya.

Oseng-oseng ulat dan kepompong disajikan bersama sepiring nasih putih hangat. Tanpa komando langsung saja aku santap. Seperti biasa aku tidak pernah makan menggunakan sendok. Bagiku melahap makanan dengan tangan terasa lebih nikmat.

Nasi kedua masuk piringku. Rasanya tidak bisa berhenti. Tangan ini terus mengambil oseng-oseng, dan mencampurnya bersama nasi. Nikmat sekali, nasi hangat menemani oseng-oseng yang lezat.

Cara memasang tidak terlalu kering membuat rasa gurih dari ulat dan kepompong terasa sekali. Teksturnya yang empuk masih sangat terasa. Berbeda jika digoreng kering, maka sensasi empuk dari binatang tersebut akan hilang.

Selain enak dan gurih, ulat dan kepompong daun jati mengandung protein tinggi. Oseng-oseng ulat dan kepompong ini tergolong langka, karena hanya dapat dinikmati beberapa hari di awal musim penghujan. Seiring berjalannya waktu, ulat yang bermetamorfosis menjadi kepompong akan berubah menjadi kupu-kupu.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment