Tuban – Jangan pernah mengaku sebagai pecinta kuliner sejati jika belum pernah mencicipi gurih nikmatnya makanan satu ini, “Kare Cupit Goto”. Sajian khas dan langka ini tak akan bisa anda jumpai di tempat lain, terutama luar daerah Tuban.
Sesuai namanya cupit goto dibuat dari bahan cupit (dalam bahasa Indonesia disebut capit) binatang laut sejenis kepiting yang disebut mayarakat pesisir Tuban “Goto”. Meski terkesan aneh dan namanya tidak terkenal, namun cupit goto yang dimasak dengan bumbu kare akan sulit dilupakan penikmatnya.
Daging dalam cupit goto memiliki cita rasa khas dan diyakini lebih gurih dibanding kepiting dan rajungan. Tekstur dagingnya yang halus memberikan sensasi berbeda di lidah konsumen. Campuran bumbu kare yang meresap juga menambah nikmat sajian makan siang anda.
“Ya unik aja, kayaknya di tempat lain tidak ada. Saya belum pernah liat selain di sini,” kata Khoirul, seorang penikmat kuliner Goto.
“Rasa bumbunya gurih-pedas, daging cupitnya lembut.Tapi sensasinya sebenarnya pada saat makan, harus berusaha keras dengan dua tangan memecah cangkang,” sambungnya.
Kare Cupit Goto bisa anda dapatkan di Warung Mbak Narti yang berlokasi di Dusun Tegalan, Desa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Meski berlokasi di pelosok kampung yang dikelilingi kebun siwalan, namun warung sederhana itu tak pernah sepi pembeli.
Baca Juga:
“Tempatnya nyaman dan masakanya enak. Kalau istirahat makan siang atau kadang kalau ada teman ulang tahun seperti sekarang dirayakan makan-makan disini,” tambah Saipul, pelanggan lain.
“Gak selalu sih pesan cupit, tapi paling suka menunya di sini ya memang cupit goto karena khas,” ungkapnya sambil berusaha membelah kerasnya cangkang cupit goto.
Menurut Narti, sedikitnya 10 kilogram cupit goto dimasak setiap hari. Wanita 38 tahun itu sengaja hanya memasak goto karena badan binatang yang hidup diantara karang pantai itu tidak berdaging alias ompong.
“Memang beli cupitnya saja, badannya dibuang karena dagingnya sedikit. Biasanya dikirimi orang ke sini sehari sepuluh kilogram,” jelasnya.
Untuk harga kuliner satu ini anda tidak perlu khawatir dompet terkuras. Harganya dipastikan sangat terjangkau. Meski kerap menjadi tujuan kuliner pelancong luar kota, pemilik warung tidak pernah memanfaatkan kesempatan berbuat curang dengan melambungkan harga. Namun biasanya, harga berubah menyesuaikan harga bahan baku di tingkat nelayan.
“Pelanggan selain dariTuban juga ada dari Surabaya, Lamongan, Gresik,” kata Narti sambil menyiapkan pesanan para pembeli yang terus hilir masuk warungnya sepanjang hari.
Ibu 3 anak itu mengaku bahwa masakan kare cupit goto merupakan hasil eksperimennya. Beberapa tahun lalu, ia mencoba memasak cupit goto yang ternyata laris manis. “Coba-coba soalnya banyak dibuang, eh ternyata laris,” ungkapnya.
Selain kare cupit goto, di Warung Mbak Narti juga menyediahkan sejumlah menu kuliner tradisional khas Tuban. Diantaranya Rica-rica belut, Kare Rajungan, Garang Asem Ndas Manyung, dan becek menthok. Sementara minuman tersedia minuman trasidional khas Tuban, legen.
“Kata orang-orang itu enak banget makan siang sambil minum legen, katanya seger banget,” pungkasnya.(dif)

















