Kejari Tuban Fokus Memperdalam Keterangan Saksi Dugaan Korupsi di Dua Desa

Redaksi7

Penyidik Kejari Tuban melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi.

TUBAN – Penyelidikan dugaan kasus korupsi di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang dan Desa Bunut, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, belum mencapai kesimpulan.

Meski telah melakukan penggeledahan terhadap kedua kantor desa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban masih membutuhkan waktu untuk terus mengumpulkan bukti serta memeriksa saksi-saksi.

Hingga kini, tim penyidik masih mendalami dugaan penyimpangan pengelolaan Pendapatan Asli Desa (PADes) tahun 2022–2024 di Desa Kepohagung, serta dugaan korupsi proyek pembangunan sumur bor air bawah tanah (ABT) tahun anggaran 2018-2019 di Desa Bunut.

“Kasus ini masih dalam tahap penyidikan,” ungkap Kasi Intel Kejari Tuban, Stephen Dian Palma saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (4/9/2025).

Menurut Palma, penyidik Kejari Tuban masih fokus untuk memperdalam keterangan para saksi serta menelaah beberapa dokumen yang sebelumnya telah diamankan.

“Kita masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, penyidik Kejari Tuban telah melakukan penggeledahan kantor Desa Kepohagung dan Desa Bunut, pada 7-8 Agustus 2025. Dari Kantor Desa Kepohagung telah diamankan sejumlah dokumen penting, diantaranya buku tabungan atas nama HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air), kwitansi pembayaran BOP HIPPA, rincian pendanaan bidang HIPPA, bukti pembayaran rekening listrik, pembelian solar dan suku cadang diesel, serta catatan operasional mobil pengendalian hama.

Selain itu, dokumen Peraturan Desa (Perdes), laporan pertanggungjawaban realisasi APBDes, AD/ART HIPPA, serta fotokopi keputusan Bupati Tuban terkait pengesahan dan pengangkatan kepala desa.

Sedangkan di Balai Desa Bunut, penyidik menyita dokumen rekapitulasi keuangan HIPPA, laporan pertanggungjawaban HIPPA, rencana kerja pemerintah desa, dokumen Perdes, serta AD/ART HIPPA.

“Seluruh dokumen yang disita bakal dijadikan barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut,” terang Palma.(ib/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment