Kekeringan Meluas BPBD Tuban Droping 85 Ribu Air Setiap Hari, Kemana Saja?

Redaksi7

Bantuan air bersih disambut antusias warga terdampak kekeringan.

Tuban – Kekeringan yang melanda Kabupaten Tuban, terus meluas. Hingga awal September 2024, sebanyak 26 desa yang tersebar di 10 kecamatan mengalami krisis air bersih. Padahal awal Agustus lalu masih sekitar 20 desa dari 7 kecamatan.

“Sampai dengan hari ini kita melaksanakan droping air ke 26 desa di 10 kecamatan,” kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Sudarmaji, Selasa (10/9/2024)

“Ini kalau kita bandingkan dengan Agustus ada penambahan tapi tidak signifikan,” sambungnya kepada sejumlah wartawan yang datang wawancara di kantor BPBD Tuban.

Keringnya sumur dan sumber mata air sekitar membuat ribuan warga hanya mengandalkan bantuan. Sejak kekeringan melanda, warga kesulitan mendapat air, bahkan hanya untuk mandi dan cuci-cuci.

Menurut Sudarmaji, bantuan air bersih digelontorkan BPBD Tuban ke wilayah terdampak kekeringan sejak awal Agusuts 2024 lalu. Sedikitnya 85 ribu liter air dikirim setiap hari untuk membantu warga terdampak.

“Armada kami (BPBD Tuban) ada 4, BBWS 2, PMI 1, dan perusahaan atau perbankan yang bantu ada 4 armada. Kalau kami hitung totalnya setiap hari kurang lebih 85 ribu per hari atau rotasenya sekitar 20an rit setiap hari,” jelas Sudarmaji.

“Droping kami dibantu PMI, BBWS, Bank Jatim dan Solusi Bangun Indonesia yang kemarin juga ikut membantu. Yang jelas kami berupaya masyrakat kami yang membutuhkan air bisa kita cukupi selama musim kemarau ini,” lanjutnya.

Wilayah Kabupaten Tuban yang didominasi perbukitan kapur memiliki potensi besar dilanda kekeringan. Jika musim penghujan tidak segera datang, maka dampak kekeringan dipastikan semakin meluas.

Adapun 10 kecamatan yang terdampak kekeringan antara lain, Grabagan, Kerek, Parengan, Montong, Senori, Jatirogo, Kenduruan, Semanding, Bancar, dan Tambakboyo.

“Kemarin kami kordinasi dengan BMKG, kalau prediksi ini benar ada peningkatan awan menjadi hujan, maka pada minggu ketiga September kemungkinan sudah turun hujan signifikan,” pungkasnya.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment