TUBAN – Satu keluarga asal Kabupaten Tuban tewas dalam kecelakaan maut adu banteng antara Bus Rajawali Indah dan mobil Panther di Jalur Nasional Pantura, tepatnya Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4/2025).
Korban antara lain Ahkmad Basuki (49), Besar (66), Muhammad Al Fatih (3), Hafiz Gandawiharja (17), Muhammad Aqib (26), Wiwik Sunarti (42), dan Lisrikah (54). Seluruhnya warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Berdasarkan informasi, rombongan tersebut berangkat ke Surabaya untuk mengantar korban Aqib berangkat ibadah Umroh. Namun, dalam perjalanan kendaraan yang dikemudikan korban Basuki mengalami kecelakaan.
Seorang tetangga Nur Chozin (56) mengungkapkan bahwa, almarhum Aqib berencana segera menikah. Prosesi lamaran akan dilangsungkan usai menunaikan ibadah Umroh dengan perempuan asal Surabaya.
Namun, nasib berkata lain. Almarhum bersama seluruh anggota keluarganya menjadi korban kecelakaan maut. Mobil Panther bernopol DK 1157 FCL yang ditumpangi korban menabrak Bus Rajawali Indah bernopol S 7707 UA.
“Almarhum Muhammad Aqib ini sempat cerita kalau habis umrah akan melangsungkan lamaran,” kata Nur Chozin kepada wartawan.
Baca Juga:
Nur Chozin menjelaskan, malam sebelum kejadian, almarhum Aqib sempat menggelar tasyakuran, Rabu malam (9/4/2025). Acara dihadiri keluarga dan sejumlah tetangga.
“Tadi malam tetangga juga diundang syukuran Umroh. Terus berangkat diantar keluarga tadi habis Subuh,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tuwiri Wetan Wiji Santoso membenarkan bahwa satu keluarga yang mengalami kecelakaan maut di Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik merupakan warganya.
“Benar itu warga Tuwiri Wetan. Kami juga mendapat informasi dari Polsek Merakurak bahwa warga saya mengalami kecelakaan di Duduk Sampeyan, Gresik,” ujar Wiji.(dif)

















