TUBAN – Masih bingung mengisi liburan sekolah bersama keluarga. Anda mungkin perlu mencoba edukasi membatik colet di Radhika Batik Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban.
Tempat produksi batik Gedog khas Tuban itu membuka program “Ayo Membatik Colet”. Edukasi membatik dengan teknik pewarnaan colet itu hanya diselenggarakan selama libur sekolah.

“Membatik ini start mulai 25 Juni sampai 25 Juli, hampir sebulan sama kayak liburan sekolah,” kata pemilik lokasi Radhika Sukmo Ayu (40) kepada wartawan, Minggu siang (29/6/2025).
Dijelaskan Radhika, edukasi membatik colet diperuntukkan bagi anak-anak maupun dewasa. Para pengunjung dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu, sesuai kelompok umur.
“Usia anak-anak mulai satu sampai 13 tahun, sedang usia dewasa mulai 14 sampai benar-benar dewasa, baik cewek maupun cowok,” paparnya.
Tak hanya sekedar mendapat teori dan pengetahuan, pengunjung diajak menjajal pengalaman baru, yaitu membatik colet. Untuk media membatik dapat memilih salah satu, antara kain atau Tote bag.
Baca Juga:
Kelompok dewasa akan memulai kegiatan dari menulis pola batik menggunakan alat canting berisi cairan malam. Sedangkan anak-anak langsung diajak mewarnai media kain atau tote bag yang telah memiliki pola batik.
“Yang diajarkan selain membatik, juga mencolet warna, sampai ke plorotan juga, hingga penjemuran,” ucap Radhika sambil mendampingi pengunjung mencolet warna.

Radhika menuturkan bahwa edukasi membatik colet diselenggarakan sebagai alternatif mengisi liburan. Sebab, libur sekolah cukup panjang mencapai hampir sebulan dan banyak orang tua tidak memiliki jatah cuti yang cukup untuk menemani.
“Ini untuk mengisi liburan agar anak-anak tidak bosan, karena liburan kali ini cukup panjang ya dan orang tua belum tentu memiliki jatah cuti yang cukup untuk menemani liburan anak,” jelasnya.

Sementara untuk tarif, pengunjung hanya dikenakan Rp55.000 per orang, baik anak-anak maupun dewasa. Selain edukasi, pengunjung juga mendapat snack dan air mineral.
“Itu bisa milih kain maupun tote bag, mereka dapat juga snack dan air mineral untuk anak-anak, kalau dewasa jamuan polo pendem, karyanya juga bisa dibawa pulang,” terangnya.
Anak-anak sangat senang mengikuti kegiatan membatik colet. Terlebih hasilnya karyanya dapat mereka bawa pulang sebagai kenang-kenangan.
“Tadi menggambar Pokemon, ini pertama kali dan suka banget,” ucap pengunjung anak-anak Diana asal Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban.(sav/dif)

















