Redaksi7.id, TUBAN – Manajemen Persatu Tuban resmi mencopot Khoirul Anam sebagai head coach atau pelatih kepala. Pengganti pria asal Gresik itu akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Khoirul Anam berhasil membawa Persatu Tuban lolos babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jatim Kapal Api. Namun, kesuksesan yang dicapai tidak membuat posisinya dipertahankan manajemen.
Manajer Persatu Tuban, M Abdul Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, pengabdian serta kerja keras yang ditunjukkan Khoirul Anam selama menunggangi Laskar Ronggolawe. Pihak manajemen juga mendoakan yang terbaik untuk sang mantan pelatih dalam perjalanan karirnya.
“Terima kasih atas tenaga, pikiran, dan semangat yang telah dicurahkan untuk Persatu Tuban. Doa terbaik kami menyertai langkah Coach Khoirul Anam ke depan, semoga sukses dalam perjalanan dan tantangan berikutnya,” ucapnya.
Rohman mengatakan bahwa pergantian pelatih merupakan bagian dari proses penyegaran di internal tim. Harapannya, Persatu Tuban mampu lebih bersaing di kompetisi Liga 4 musim 2025–2026.
“Secara prinsip, Coach Khoirul Anam telah bekerja secara maksimal untuk tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Tuban. Namun demikian, manajemen memandang perlu adanya penyegaran organisasi guna menghadapi kompetisi selanjutnya dengan energi dan semangat baru,” bebernya.
Baca Juga:
Menurut Rohman, perpisahan ini bukan untuk melupakan, melainkan sebagai bentuk penghormatan atas setiap jejak perjuangan yang telah ditorehkan bersama Persatu.
Pengabdian Coach Khoirul Anam akan selalu dikenang oleh Laskar Ronggolawe dan seluruh masyarakat Kabupaten Tuban, karena beliau pernah menjadi bagian dari keluarga besar Persatu Tuban.
Manajemen Persatu Tuban dalam waktu dekat akan segera mengumumkan head coach yang baru. Hal ini merupakan wujud komitmen manajemen untuk terus melangkah, berbenah, dan berjuang di kompetisi berikutnya.
“Untuk saat ini, fokus utama adalah pembenahan internal pasca fase penyisihan Grup C Liga 4, agar ke depan Persatu dapat tampil lebih maksimal dan terus melaju hingga tingkat nasional,” harapnya.
Manajemen mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tuban untuk terus mendoakan dan mendukung Persatu Tuban agar senantiasa berprestasi. Sebab, Persatu bukan sekadar klub, melainkan bagian dari sejarah sepak bola Kabupaten Tuban dan milik seluruh masyarakatnya.
“Mari kita jaga bersama, meskipun dinamika selalu hadir dalam setiap perjalanan. Jadikan dinamika ini sebagai pelecut semangat bagi manajemen untuk terus berbenah, berkarya, dan berkontribusi demi kemajuan sepak bola Kabupaten Tuban,” ajak Rohman.(sav/dif)

















