Tuban – Marak pencurian sapi di wilayah Kabupaten Tuban. Dalam sebulan terakhir, sedikitnya 4 ekor sapi hilang digasak pencuri. Pelaku rata-rata mengincar sapi betita yang sedang hamil.
Salah satunya seperti yang dialami Pasangan Suami Istri (Pasutri) Bambang Hermanto (44) dan Anik (40). Warga Kelurahan Panyuran, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, itu kehilangan satu-satunya sapi yang dimiliki.
Dijelaskan Anik, hilangnya sapi berjenis kelamin betina itu baru diketahui, Rabu (18/9/2024) pagi. Sang anak yang hendak mandi melihat kandang sudah dalam kondisi kosong.
“Pagi anaknya bangun mau mandi teriak-teriak memanggil saya tanya sapinya dimana. Saya cek sudah gak ada,” ujar Anik kepada wartawan yang mendatangi rumahnya, Rabu (18/9/2024) siang.
Menurut Anik, pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari 1 orang melancarkan aksinya menjelang Subuh atau sekitar pukul 3 dini hari. Sebab, pukul 2 dinihari, dirinya masih melihat sapi miliknya berada dalam kandang.
“Terahir lihat jam 2 malam itu masih ada. Yang hilang sapi betina. Usai 3 tahun,” terangnya.
Baca Juga:
Paska kejadian, Anik bersmaa sang suami langsung melaporkan kejadian itu kepada ketua RT dan polsek Palang. “Dicek ada bekas lewatnya terus berhentinya dipojokan,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi, pencurian sapi cukup marak terjadi di Kelurahan Panyuran. Sedikitnya 4 ekor sapi telah raib digasak pencuri dalam sebulan terakhir. Selain Bambang Hermanto, 3 korban pencurian lainnya adalah Mujito, Samilan dan Kholik.
“Sudah empat kali terjadi sapi hilang. Warga sangat resah. Dalam waktu satu bulan sudah 4 sapi dicuri,” ungkap Ketua RT, Sukono.
Maraknya aksi pencurian cukup membuat warga resah, terutama para pemilik sapi. Untuk mencegah pencurian terus terjadi, warga terus meningkatkan ronda malam. Selain itu warga juga berharap aparat kepolisian segera menangkap para pelaku.
“Sampai saat ini belum ada pelaku yang diamankan tapi sudah lapor ke polsek,” pungkas Sukono.(dif)

















