TUBAN – Dalam rangka menyemarakan bulan Muharram 1447 H, Ikatan Istri Karyawan Semen Indonesia (IIKSMI) menggelar santunan kepada anak yatim. Sebanyak 305 anak menerima bingkisan berisi peralatan sekolah, snack serta uang saku.
Bakti sosial itu digelar serentak secara hybrid di Kabupaten Tuban, Kabupaten Gresik dan Jakarta, Rabu (16/7/2025). Total bingkisan yang dibagikan senilai Rp88,5 juta, berasal dari donasi dewan pembina, pengurus serta seluruh anggota IIKSMI.
Dalam sambutannya Ketua Umum IIKSMI, Lovi Fajar Soleh Fagi Effendi mengatakan, berbagi berkah dan kemanfaatan rutin diagendakan setiap bulan Muharram. Hal tersebut sebagai wujud syukur dewan pembina, para pengurus dan seluruh anggota atas rezeki yang diberikan Allah SWT.
Pada kesempatan tersebut, Lovi Fajar Sholeh juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari SIG, para pembina dan seluruh anggota IIKSMI baik yang berada di wilayah Tuban, Gresik, Jakarta. Pihaknya berharap di tahun-tahun mendatang jumlah penerima bingkisan bisa terus bertambah.
“Atas kemurahan hati ibu-ibu semua, acara ini dapat terlaksana dengan baik. Mudah-mudahan keberkahannya kembali kepada kita, terutama untuk perusahaan yang kita cintai,” harap Lovi.
Sementara itu, berbicara secara online dari Jakarta, Dewan Pembina IIKSMI, Icha Indrieffouny Indra mengatakan peringatan tahun baru Islam berarti mengingat perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.
Baca Juga:
“Hijrah ini mengingatkan kita agar berpindah dari kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik. Seyogianya kita harus menajamkan tekad untuk memperbaiki kondisi, dalam hal apa pun. Baik menyangkut ibadah, kehidupan sosial, pendidikan dan lainnya,” tegasnya.
Mewakili dewan pembina, Icha mengapresiasi para pengurus dan segenap anggota IIKSMI yang berinisiatif mendekati serta memberi santunan kepada anak yatim. Selain berbagi berkah, sering-sering bersama anak yatim bisa melembutkan hati.
“Tanpa disadari, banyaknya tugas dan cobaan kehidupan membuat hati kita mengeras. Mengunjungi anak yatim akan melunakkan hati kita,” tandas Icha.
Sementara itu Mutiatul, siswa salah satu SMPN di Gresik, mengaku senang kembali mendapat bingkisan dari IIKSMI. Uang santunan rencananya bakal dia gunakan untuk membeli peralatan sekolah.
“Soalnya ini sudah mulai masuk sekolah lagi,” ungkap Mutiatul yang ibunya bekerja sebagai buruh.
Ucapan syukur juga datang dari Dwi Saputra, siswa MTs. Semoga tahun depan dapat lagi. “Tiap bulan Muharam saya dan ibu selalu nunggu undangan dari IIKSMI,” beber Dwi.(sav/dif)

















