TUBAN – Seorang nelayan tewas tersambar petir saat sedang berteduh di gubuk pinggir Pantai Desa Mentoso, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Sabtu sore (30/11/2024).
Korban diketahui bernama Abdul Muis (46), warga Dusun Jajar, Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Saat kejadian, korban sedang duduk-duduk bersama 2 rekannya Dardiri (37 ) dan Rasto (39).
“Sekira Pukul 17.00 WIB telah menerima informasi dari masyarakat,” kata Kasat Polairud Polres Tuban AKP Dean Tommy Rimbawan.
Dijelaskan Tommy, kejadian bermula pada pukul 16.30 WIB, korban bersama 2 orang rekannya sedang duduk di gubuk pinggir Pantai. Mereka berteduh karena kondisi sedang hujan deras disertai petir menyambar.
Saat sedang santai, petir menyambar stop kontak listrik yang tertempel di tiang gubuk. Seketika, korban yang berada dekat dengan stop kontak langsung tergeletak.
“Saksi melihat api di stop kontak tersebut, selanjutnya korban terbaring di bawah stop kontak tersebut,” jelasnya dalam laporan yang dikirim ke wartawan.
Baca Juga:
Dardiri dan Rasto berusaha menolong korban. Namun, korban itu diketahui sudah tidak bernyawa. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke perangkat desa setempat, dan diteruskan ke polisi.
“Selanjutnya Bhabinkamtibmas Desa Mentoso melaporkan kejadian tersebut ke Piket SPK Polsek Jenu, kemudian Kapolsek, Kanit Reskrim beserta Piket SPK dan Reskrim mendatangi tempat kejadian,” bebernya.
Tim medis Puskesmas Jenu dihadirkan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat korban. Hasilnya, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya pihak keluarga meminta korban untuk di bawah pulang ke rumah duka.
“Keluarga korban tidak menghendaki untuk dilakukan visum dan dibawa ke Rumah Sakit, selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman,” pungkas Tommy.(dif)

















