Nenek Tewas Misterius di Halaman Rumah, Ternyata Sedang Digugat Sengketa Tanah

Redaksi7

Tim Inafis Satreskrim Polres Tuban sedang melakukan olah TKP.

Tuban – Seorang wanita warga keturunan Tionghoa, Tiang Nio alias Indrianawati (75) ditemukan tewas di pekarangan rumahnya di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Kingking, Kabupaten Tuban, Senin (30/9/2024) pagi.

Kematian korban mengundang kecurigaan warga dan kuasa hukum. Sebab, sehari sebelumnya, wanita yang tinggal sendirian itu masih terlihat beraktifitas dalam kondisi segar bugar. Terlebih beredar kabar bahwa terdapat luka pada mayat korban.

“Kalau memang ada luka, saya berharap polisi bisa mengungkap apakah ini murni kematian biasa atau ada penganiayaan dari pihak-pihak lain,” kata Kuasa Hukum korban, Nur Azis, kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurut Nur Azis, kliennya kerap menjadi korban teror atau perlakuan kasar dari pihak lain. Bahkan sebelum ini kunci pagar rumah kliennya dirusak orang tak dikenal. “Sebelumnya ada pengrusakan kunci pagar,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Nur Azis, korban merupakan kliennya dalam kasus gugatan sengketa tanah di Pengadilan Negeri (PN) Tuban. Tanah dan rumah yang ditempati korban sedang digugat pihak lain yang mengklaim lebih berhak.

Sengketa tanah yang ditempati korban itu sudah memasuki tahapan pembuktian secara tertulis. Sedangkan, pada Rabu 2 Oktober 2024 besok dijadwalkan akan digelar sidang pembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi dari penggugat.

“Gugatan belum ada putusan dari pengadilan karena memang kemarin baru pembuktian secara tertulis. Jadi kejadian ini diluar perkiraan kita,” terangnya.

Berdasarkan informasi, mayat nenek sebatang kara itu ditemukan warga sekitar pukul 09.45 WIB. Warga melihat korban tergeletak di tanah. Setelah dicek korban sudah tidak bernyawa.

Penemuan mayat ini kemudian dilaporkan warga ke Polsek Tuban Kota. Tim Inafis Satreskrim Polres Tuban diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kemarin korban masih terlihat. Tiba-tiba kok meninggal. Memang korban sudah tua dan tinggal sendiri karena anaknya di Jakarta,” kata warga sekitar.

Guna kepentingan penyelidikan, mayat korban dievakuasi menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban untuk diotopsi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab utama kematian korban.

“Tidak ditemukan luka bekas penganiayaan pada tubuh mayat,” ujar Kapolsek Tuban, AKP Budi Friyanto, kepada wartawan.

Hingga kini polisi masih meminta keterangan sejumlah sanksi dan menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian. “Saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment