Tuban – Seorang pegawai Pertamina ditemukan tewas di salah satu kamar Hotel Front One King di Jalan Basuki Rahmad, Kabupaten tuban, Selasa (1/10/2024) pagi.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mayat korban ditemukan di salah satu kamar lantai 2 hotel bintang 3 itu. Saat ditemukan pertama kali, mayat korban dalam posisi tertelungkup di atas kasur kamar hotel.
“Untuk jenis kelamin, korban ini laki-laki umur 26 tahun. Inisial S-A, untuk KTP sendiri alamat di Kabupaten Bangkalan, Madura,” ujar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, kepada wartawan di kantornya.
Korban diketahui merupakan pegawai kilang Pertamina Cilacap-Jawa Tengah. Namun korban bersama sejumlah rekannya sudah berhari-hari berada di Kabupaten Tuban. Mereka ditugaskan untuk melakukan pengecekan kilang TPPI Tuban.
Selama berada di kota berjuluk Bumi Wali ini korban bersama rekan-rekannya menginap dan tinggal di Hotel Front One King Tuban. Setiap pegawai mendapat jatah 1 kamar untuk ditempati sendiri.
“Sementara ini kami dapat informasi bahwa memang tempat tinggal yang disediakan dari pihak perusahaan di salah satu hotel tersebut,” ungkap Dimas.
Baca Juga:
Dijelaskan Dimas, kematian korban diketahui pertama kali oleh rekannya. Saat hendak berangkat kerja pagi hari, korban tidak nampak bersiap keluar kamar. Merasa curiga, salah satu rekan mengecek dan mendapati korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar.
“Korban ini tidak bisa dihubungi untuk berangkat kerja, sehingga dicek di kamar, diketemukan bahwa korban sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Paska kejadian, Tim INAFIS Satreskrim Polres Tuban, diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas melakukan identifikasi mayat dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Guna kepentingan penyelidikan, mayat korban dievakuasi menuju kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Koesma Tuban.
“Untuk dugaan indikasi sementara korban di rumah sakit, kita menunggu dari pihak keluarga apakah menghendaki dilakukan otopsi atau tidak,” teranya Dimas.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, untuk lebih lanjut kita menunggu dari pihak korban,” lanjut Dimas menjawab dugaan penyebab kematian korban.
Sementara General Manager Hotel Front One King Tuban, Daryanto, enggan menjawab konfirmasi wartawan. Ia meminta wartawan untuk menghubungi Kapolsek Tuban Kota, AKP Budi Friyanto.
“Silahkan dengan Pak Kapolsek mas untuk informasi yg didapat,” tulisnya menjawab konfirmasi wartawan melalui pesan singkat Whatsapp.(dif)

















