TUBAN – Pelatihan Jurnalistik dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kembali digelar Ronggolawe Press Solidarity (RPS). Kegiatan kedua ini berlangsung di SMK Plus Al Hadi, Desa Banjararum, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Rabu (18/12/2024).
Sebanyak 31 pelajar mengikuti pelatihan gratis yang didukung oleh Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ), Pertamina EP Sukowati Field dan Pertamina EP Cepu. Peserta merupakan perwakilan dari sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Rengel dan Kecamatan Soko.
Ketua RPS Khoirul Huda mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Diantaranya SMK Al Hadi selaku tuan rumah, karena bersedia menyediakan tempat untuk kegiatan.
‘’Terimakasih juga atas support dari kawan-kawan PHE TEJ, Pertamina EP Sukowati Field dan Pertamina EP Cepu dalam mendukung teman-teman RPS berbagi pengalaman kepada para siswa tentang AI dan jurnalistik,’’ ujarnya.
Menurut Huda, RPS rutin setiap tahun menggelar kegiatan edukasi terkait dengan dunia jurnalistik. Tak hanya teknis menulis berita, tapi juga mengenalkan teknologi serta edukasi literasi dan digital. Termasuk pelatihan kali ini tentang pemanfaatan AI.
AI menjadi materi pelatihan kali ini, karena AI juga bisa menjadi media edukasi. Hal itu sejalan dengan fungsi pers, yakni pendidikan atau edukasi. Selain dua fungsi lain sebagai kontrol sosial dan hiburan.
Baca Juga:
‘’Gunakan AI dengan baik, karena ibarat pedang bermata dua, AI mau digunakan untuk apa tergantung yang menggunakan,’’ urainya.
Jika pemanfaatannya salah, AI bisa menjadikan siswa malas, karena bisa mencari atau menyelesaikan tugas sekolah dari sana. Karena itulah edukasi tentang penggunaan AI perlu diberikan.
‘’Tapi semoga tidak, karena AI hanya sebagai alat bantu, jangan sampai bergantung pada AI. Tapi manfaat dengan baik dan benar untuk mendukung keperluan kita,’’ tuturnya.
Selain dihadiri oleh perwakilan dari tiga perusahaan tersebut, hadir pula Ketua Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban KH. Ahmad Damanhuri yang sekaligus pengasuh pondok pesantren Manbaul Huda, Yayasan Al Hadi tempat kegiatan dilaksanakan.
Kiai Damanhuri, panggilan akrabnya mengucapkan terimakasih pada para wartawan yang tergabung dalam RPS karena sudah mewakafkan waktunya untuk mendampingi peserta.
‘’Semoga ada manfaatnya dan peserta menemukan hal-hal baru dalam pemanfaatan teknologi,’’ katanya.
Kiai Daman mengungkapkan pada tahun 2018 silam, RPS juga pernah mengadakan pelatihan jurnalistik di pondok pesantren yang dia pimpin. Menurutnya manfaat dari pelatihan tersebut luar biasa banyak.
‘’Kemampuan anak-anak dalam literasi bisa meningkat, bisa membuat narasi-narasi yang bagus sehingga banyak yang dapat beasiswa ke perguruan tinggi. Ponpes sangat open kalau ada tawaran pelatihan, seminar dan sebagainya,’’ ungkapnya.
Sementara itu Galih dari Pertamina EP Sukowati Field yang mewakili sambutan perusahaan mengatakan bahwa AI sebenarnya sudah lama ada. Hanya saja memang perkembangan dalam 4-5 tahun ini sangat pesat.
‘’Manfaatnya sangat besar, namun kalau tidak bisa memanfaatkan dengan baik malah jadi hal yang negatif,’’ urainya.
Galih menyebut, misalnya suara tokoh politik tertentu dengan statemen kontroversial padahal sebenarnya tidak atau suara itu adalah hasil editan. Semua itu memungkinkan dibuat dengan AI. Teknologi itu juga bisa digunakan untuk membuat musik dan sebagainya.
‘’Semoga para peserta bisa mengikuti dengan baik. Pertamina Zona 11 sangat mendukung terimakasih pada RPS yang setiap tahun konsisten membuat kegiatan yang mengedukasi. Pertamina sangat mendukung dan senang menjadi bagian dari kegiatan yang bermanfaat ini,’’ ucapnya.(dif)

















