Redaksi7.id, TUBAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban telah menganggarkan Rp26 miliar untuk pengadaan 2.000 unit Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU). Namun, anggaran tersebut belum terserap, sehingga LPJU hingga kini belum terpasang.
Berdasarkan informasi, keterlambatan pemasangan LPJU tersebut disebabkan adanya pergeseran anggaran APBD Tuban. Akibatnya, pengadaan LPJU baru kembali dianggarkan melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2025.
“Kemarin ada pergeseran di P-APBD, dan Alhamdulillah sudah ada pengesahan dari Gubernur,” kata Kepala Bidang Lampu Jalan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Slamet Hariyanto, Jumat siang (19/9/2025).
Dijelaskan Slamet, proses pengadaan komponen lampu jalan baru akan dimulai akhir bulan September 2025. Mekanisme pengadaan melalui e-katalog. Selanjutnya, akan dilakukan penunjukan pelaksana proyek.
“Setelah itu pekerjaan konstruksi baru bisa dikerjakan,” tambah Slamet.
Menurut Slamet, total anggaran untuk pengadaan barang dan pekerjaan fisik yang disiapkan mencapai Rp26 miliar. Lampu penerangan jalan yang rencananya akan dipasang merupakan model LED kapasitas 90 watt.
Baca Juga:
“Dengan tambahan 2.000 titik ini, maka total keseluruhan lampu jalan di Tuban menjadi 18.824 titik,” terangnya.
Penambahan lampu jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas pada malam hari. Dengan demikian dapat mendukung kegiatan ekonomi, termasuk menekan potensi kriminalitas.
“Kami mengimbau agar masyarakat turut menjaga fasilitas umum yang disediakan pemerintah, mengingat belakangan ini banyak kasus pencurian kabel maupun komponen lainnya,” tuturnya.(ib/dif)

















