Tuban – Penangkapan seorang pengedar narkoba di area Pabrik semen PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, berlangsung dramatis.
Tersangka yang ketahuan bersembunyi di atap bangunan, terus berusaha kabur dengan cara merayap dinding besi. Sempat terjadi kucing-kucingan, hingga akhirnya tersangka terjatuh dari ketinggian sekitar 8 meter.
“Yang kemarin lompat jatuh itu yang mengamankan rekan-rekan security sana (PT Solusi Bangun Indonesia),” kata Kasat Resnarkoba Polres Tuban, AKP Harjo kepada wartawan, Rabu (13/11/2024).
Berdasarkan data, tersangka diketahui bernama Al Hadad Zidny Ilman Sutopo (25). Tersangka berasal dari Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Dijelaskan Harjo, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarkat yang mengatakan bahwa akan terjadi transaksi narkoba. Setelah didatangi, tersangka ternyata lari masuk area pabrik PT SBI.
“Setelah kita datang, mereka lari ke dalam. Kita ijin security untuk mencari, tapi tidak ketemu, sehingga kita kembali,” jelasnya kepada wartawan di Mapolres Tuban.
Baca Juga:
Keberadaan tersangka yang bersembunyi di atap salah satu bangunan dipergoki security pabrik. Namun bukannya menyerahkan diri, tersangka terus berusaha melarikan diri dengan cara merayap di dinding besi.
“Security menghubungi kita bahwa ada orang bersembunyi di atas atap,” imbuhnya.
Tak hanya tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti. Diantaranya satu poket sabu-sabu seberat 1,42 gram dan handphone yang disembunyikan tersangka di atas atap. “Transaksinya dengan siapa sementara masih kita dalami,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Oskar Syamsuddin memaparkan bahwa selama 2 bulan terakhir berhasil mengungkap 13 kasus peredaran narkoba. Diantaranya 4 kasus narkoba jenis sabu-sabu, 1 kasus ekstasi, 4 kasus jenis double L, lalu 3 kasus pil Y, dan 1 kasus lil karnopen
“Dari pengungkapan tersebut petugas mengamankan 18 orang tersangka, seluruhnya laki-laki,” paparnya.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah sebagai berikut. Dengan rincian 7,05 sabu-sabu, pil double L sebanyak 2.901 butir, lalu pil Y sebanyak 2.900 butir, pil karnopen 148 butir, dan ekstasi sebanyak 15 butir atau seberat 6,88 gram.(dif)

















